Suara.com - Saat melintas di sebuah jalan, tak sedikit para pengguna jalan baik pemotor, pemobil ataupu sopir truk melihat momen dimana ada iring-iringan mobil pejabat. Mereka biasanya akan dikawal mobil polisi untuk membuka akses jalan agar tepat waktu sampai tujuan.
Pengguna jalan pun wajib memberikan akses karena sudah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Namun terkadang ada juga pengguna jalan yang usil ketika melihat iring-iringan mobil pejabat. Seperti halnya yang terlihat dalam sebuah unggahan akun Instagram @meme_otomotif yang satu ini.
Dalam unggahan tersebut, terlihat iring-iringan mobil pejabat melintas di sebuah jalan. Namun oleh perekam yang diduga merupakan sopir truk justru menjadi bahan sindiran.
Sopir truk tersebut menyindir kalau akses jalan yang dilalui iring-iringan mobil pejabat perlu diperbaiki segera karena sudah tak layak untuk dilalui.
Terlihat mobil polisi yang berada di depan memberikan aba-aba kepada sopir Toyota Alphard yang berisi pejabat untuk berhati-hati melintas di jalan tersebut.
Sang sopir truk kemudian menyindir ketika mobil berisi pejabat tersebut melintas di dekatnya.
"Sih weruh dalan e, isih weruh ki loh. Monggo dinimati bosque, enak to. Pie pak dalan e? Penak to? Mantap to? (Masih kelihatan jalannya? Masih terlihat. Silakan dinikmati bos. Enak kan. Gimana pak jalannuya? Enak kan? Mantap kan?)" ujar sopir truk dalam video tersebut.
Aksi sopir truk ini mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Pastikan Layanan Publik Tak Terpengaruh OTT KPK Terhadap Haryadi Suyuti
"besok langsung di cor ulang ni jalan," tulis @br****.
"Pejabatnya auto kena mental," timpal @yan***.
"Ekspektasi rakyat : bsk diperbaiki, klo lewat sini lg jd alus... Pejabat ama polisinya be like: udah bsk jangaan lewat sini lagi," celetuk @ari***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Suzuki Swift Hybrid Sakura Edisi Spesial Tawarkan Kemewahan Khas Jepang Berpadu Teknologi Hybrid