Suara.com - Sepanjang akhir pekan kemarin, kurun empat hari (2-5/6/2022) warga Britania Raya terutama masyarakat London serta wisatawan lokal sampai mancanegara beroleh kesempatan menyaksikan selebrasi The Queen's Platinum Jubilee 2022.
Yaitu perayaan Ratu Elizabeth II bertahta 70 tahun. Sebuah perayaan yang mengukuhkan beliau sebagai perempuan pemegang tahta kerajaan terlama di dunia.
Berikut adalah pengalaman seru Suara.com menyaksikan deretan acara menarik sepanjang perayaan The Queen's Platinum Jubilee 2022. Seperti Trooping The Colour yang menandai ulang tahun Sri Ratu secara official (Ratu Elizabeth II memiliki dua ulang tahun, terdiri dari hari kelahiran pribadi dan hari pentahbisan sebagai pemegang jabatan tertinggi monarki kerajaan).
Kemudian flypast tim aerobatik Royal Air Force (RAF), The Red Arrows yang menyemburkan warna asap tricolour merah, putih, serta biru. Serta sekumpulan pesawat tempur Eurofighter Typhoon membentuk formasi angka "70".
Diteruskan konser musik di Buckingham Palace dengan berbagai penampil legendaris, antara lain Queen dan Duran Duran, aneka pameran di berbagai museum seantero London, ibadat syukur di Saint Paul's Cathedral, dan masih banyak lagi. Termasuk piknik dan jalan kaki bersama ke berbagai titik historis, untuk meletakkan karangan bunga poppies di berbagai monumen peringatan Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua.
Para pengunjung atau penonton datang dari berbagai penjuru London hingga kota dan kawasan penyangga ibu kota England dan Britania Raya serta berbagai lokasi British Isles.
Bagi mereka yang datang menggunakan moda transportasi umum, layanan komuter Tube atau Underground, Docklands Light Railway (DLR), serta bus Overground menjadi andalan untuk tiba di kawasan acara. Seperti Victoria Embankment, Tower Bridge, New Scotland Yard, Parliament Street, Covent Garden, London Bridge Station, Millenium Bridge, dan seterusnya.
Sementara untuk yang datang dengan kendaraan pribadi, mungkin menemui kesulitan karena berbagai lokasi memberlakukan restriction atau pembatasan.
"Ada beberapa "jalan tikus" di sekitar The Strand, Fleet Street, Trafalgar Square dan beberapa lokasi searah River Thames yang memiliki street parking atau parkir pinggir jalan. Tentunya cukup mahal, sekitar 80 Poundsterling (setara Rp 1,5 juta). Dan tidak perlu bayar cash, cukup lewat aplikasi serta kartu kredit," ujar Wayne Whitehead, salah satu pengunjung asli London yang tinggal di salah satu apartemen kawasan Aldwych, kepada Suara.com.
Sebagai catatan, kisaran parkir Rp 1,5 juta belum termasuk nominal yang harus dibayarkan untuk peraturan ULEZ (Ultra Low Emission Zone) dan Congestion Charge Zone.
ULEZ menerapkan aturan setiap kendaraan yang mengarah ke Central London mesti membayar biaya zona emisi senilai 12,5 Poundsterling.
Sementara Congestion Charge diterapkan untuk area-area pusat London. Nilainya mencapai 15 Poundsterling bila dibayarkan di hari yang sama, atau 17,5 Poundsterling bila dibayarkan esok hari atau setelah tengah malam. Dengan denda bila alpa membayar senilai 160 Poundsterling.
Dan bisa disaksikan di sepanjang parkir pinggir jalan ini, Britania Raya adalah salah satu negara otomotif. Mobil-mobil dengan brand nasional kebanggaan lagi legendaris seperti Jaguar, Rolls-Royce, Bentley, dan Land Rover tampil menawan. Serta bersanding dengan merek sportscar buatan negeri tetangga seperti Porsche, Lamborghini, serta Mercedes-Benz.
Lantas soal kondisi parkir yang sangat dekat, bumper to bumper dalam istilah setempat atau "mepet maut" karena tidak ada jarak antara satu dan mobil lain juga mesti diterima.
"Kalau takut parkir kemahalan, atau lecet karena bumper to bumper, ya memang sebaiknya pakai transportasi umum. Beruntung London memiliki layanan publik yang cukup bisa diandalkan," kata Wayne Whitehead lagi.
Selamat merayakan Platinum Jubilee, Sri Ratu!
Tag
Berita Terkait
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km
-
Mobil Mesin V6 Harga Mulai 30 Jutaan: Ini yang Harus Diketahui sebelum Bawa Pulang Mitsubishi Galant
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan