Suara.com - Berdasarkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sebagian besar penyebab kecelakaan di jalur tol adalah rasa kantuk.
Kantuk saat berkendara jauh biasanya disebabkan oleh kondisi kurang tidur atau kelelahan. Sebuah kondisi yang disebut highway hypnosis juga kerap menyebabkan kantuk saat berkendara.
Highway hypnosis adalah kondisi hilang fokus atau semi tidak sadar saat berkendara di jalan lurus atau rute yang sering dilewati.
Bagi yang sering berkendara jarak jaih, berikut beberapa cara mencegah kantuk sebagaimana dikutip laman Nissan Indonesia:
Istirahat sejenak di rest area
Perlu istirahat sejenak saat berkendara demi menjaga stamina dan menyegarkan kembali fokus untuk melanjutkan perjalanan. Jika memungkinkan, sebaiknya beristirahat di tempat yang layak, seperti rest area. Namun, jika situasinya mendesak, bisa memilih beristirahat di dalam mobil untuk memulihkan energi.
Lakukan peregangan
Melakukan peregangan juga merupakan cara mencegah ngantuk yang efektif karena bergerak secara aktif membantu pikiran tetap terjaga. Jadi, jika mulai merasakan kantuk, segeralah menepi dan turun dari mobil untuk melakukan peregangan.
Pengemudi mungkin akan lebih cepat merasa mengantuk saat cuaca panas. Setelah peregangan, minum air mineral untuk tetap terhidrasi dan fokus mengemudi.
Baca Juga: Pencinta Kegiatan Touring Kini Punya Dua Pilihan Baru: Triumph New Tiger 1200 Rally Pro dan GT Pro
Konsumsi kopi supaya segar kembali
Saat mata dan tubuh sudah benar-benar lelah saat berkendara, mungkin pengemudi membutuhkan dorongan kafein untuk membantu menjaga kesadaran.
Kopi membuat pengemudi tetap terjaga karena selama periode aktivitas otak yang berat, seperti mengemudi, tubuh menghasilkan bahan kimia yang disebut adenosin dalam jumlah lebih banyak.
Bahan kimia ini terhubung ke reseptor di otak bagian penyebab kantuk karena tubuh tidak terlalu banyak bergerak. Kafein mengganggu proses ini dengan cara memblokir reseptor sehingga membuat pengemudi merasa lebih waspada dan membantu berkonsentrasi berkendara.
Manfaat kafein dari kopi ini bisa dirasakan sekitar setengah jam setelah meminumnya. Untuk yang biasa minum kopi, secangkir kopi mungkin tidak akan cukup. Bisa ditambah asupan kopi sesuai kebutuhan, asal tidak lebih dari empat cangkir per hari.
Putar lagu-lagu upbeat
Memutar lagu-lagu upbeat dapat juga menjadi cara mencegah ngantuk karena musik upbeat bisa meningkatkan kadar adrenalin dalam tubuh dan mempercepat detak jantung seseorang.
Musik di dalam mobil menurunkan laju pernapasan dan bahkan memengaruhi perilaku mengemudi.
Mendengarkan musik di dalam mobil membantu memperbaiki mood pengemudi, mengurangi agresi di belakang kemudi, dan membantu menjaga fokus, terutama di lalu lintas perkotaan.
Pilih waktu berkendara yang tepat
Dalam aktivitas mengemudikan kendaraan, perlu memilih waktu yang tepat karena tubuh sudah terbiasa dengan pola tidur setiap harinya. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mengemudi pada waktu yang mendekati waktu tidur.
Jika memang harus mengemudi pada waktu tersebut, usahakan untuk mengatur ulang pola tidur beberapa hari sebelumnya. Tujuannya adalah agar tubuh bisa menyesuaikan dengan kegiatan menyetir secara aman.
Berita Terkait
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500 Akhirnya Ditemukan
-
Pramono Anung Siap Berlakukan PJJ bagi Siswa jika Jakarta Banjir di Hari Sekolah
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Apakah Mobil Hybrid Perlu Dicas? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dengan Harga Terjangkau
-
Kenapa Ban Mobil Sering Kempes? Cek 5 Rekomendasi Merek Ban Super Kuat Anti Bocor
-
Jelang Penutupan, IIMS 2026 Makin Ramai Pengunjung dan Bertabur Promo
-
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut