Otomotif / Motor
Sabtu, 04 April 2026 | 17:00 WIB
ilustrasi motor listrik (Freepik)
Baca 10 detik
  • Pengguna motor listrik perlu merawat baterai secara rutin agar dapat bertahan lama.
  • Kebiasaan penggunaan yang salah seperti dapat mempercepat degradasi sel baterai.
  • Pemilik harus menggunakan charger resmi, menghindari pengisian daya berlebih, serta melakukan pemeriksaan berkala.

Suara.com - Motor listrik semakin populer di Indonesia karena ramah lingkungan dan hemat biaya operasional. Namun, baterai lithium-ion yang menjadi “jantung” motor ini justru paling rentan rusak jika tidak dirawat dengan benar.

Baterai yang awet bukan hanya membuat motor tetap bertenaga, tetapi juga menghemat pengeluaran penggantian baterai yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Dengan perawatan sederhana setiap hari, umur baterai bisa bertahan hingga 5–7 tahun atau bahkan lebih. Merawat baterai motor listrik sebenarnya tidak rumit. Kebanyakan kerusakan terjadi karena kebiasaan penggunaan yang salah, bukan karena kualitas baterai itu sendiri.

Berikut cara yang bisa Anda terapkan mulai sekarang agar baterai motor listrik tetap prima dan tahan lama.

1. Jangan Biarkan Baterai Habis Total (deep discharge)

Hindari mengendarai motor sampai baterai benar-benar kosong (0%). Lithium-ion paling aman berada di kisaran 20–80%.

Biarkan baterai turun di bawah 20% hanya sesekali, bukan setiap hari. Setiap kali habis total, sel baterai dapat mengalami stres yang mempercepat degradasi.

2. Jangan Telat Cabut Charger

Cabut charger segera setelah mencapai 80–90%. Pengisian sampai 100% setiap hari justru membuat sel baterai bekerja lebih keras.

Baca Juga: Bocoran vivo T5 Pro, Baterai 9.020mAh, HP Tipis dengan Layar 144Hz Siap Rilis

Gunakan fitur “smart charge” atau timer jika charger Anda mendukungnya. Idealnya, isi daya malam hari saat suhu ruangan lebih sejuk.

3. Lindungi dari Suhu Ekstrem

Parkir motor di tempat teduh atau garasi, bukan di bawah terik matahari langsung. Suhu di atas 35°C mempercepat penuaan kimiawi baterai.

Sebaliknya, saat suhu di bawah 10°C, jangan langsung mengisi daya penuh, biarkan motor “hangat” dulu beberapa menit.

4. Gunakan Charger Original dan Sesuai Spesifikasi

Charger KW atau adaptor yang tidak sesuai voltase dapat merusak sistem manajemen baterai (BMS).

Load More