- Pengguna motor listrik perlu merawat baterai secara rutin agar dapat bertahan lama.
- Kebiasaan penggunaan yang salah seperti dapat mempercepat degradasi sel baterai.
- Pemilik harus menggunakan charger resmi, menghindari pengisian daya berlebih, serta melakukan pemeriksaan berkala.
Suara.com - Motor listrik semakin populer di Indonesia karena ramah lingkungan dan hemat biaya operasional. Namun, baterai lithium-ion yang menjadi “jantung” motor ini justru paling rentan rusak jika tidak dirawat dengan benar.
Baterai yang awet bukan hanya membuat motor tetap bertenaga, tetapi juga menghemat pengeluaran penggantian baterai yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Dengan perawatan sederhana setiap hari, umur baterai bisa bertahan hingga 5–7 tahun atau bahkan lebih. Merawat baterai motor listrik sebenarnya tidak rumit. Kebanyakan kerusakan terjadi karena kebiasaan penggunaan yang salah, bukan karena kualitas baterai itu sendiri.
Berikut cara yang bisa Anda terapkan mulai sekarang agar baterai motor listrik tetap prima dan tahan lama.
1. Jangan Biarkan Baterai Habis Total (deep discharge)
Hindari mengendarai motor sampai baterai benar-benar kosong (0%). Lithium-ion paling aman berada di kisaran 20–80%.
Biarkan baterai turun di bawah 20% hanya sesekali, bukan setiap hari. Setiap kali habis total, sel baterai dapat mengalami stres yang mempercepat degradasi.
2. Jangan Telat Cabut Charger
Cabut charger segera setelah mencapai 80–90%. Pengisian sampai 100% setiap hari justru membuat sel baterai bekerja lebih keras.
Baca Juga: Bocoran vivo T5 Pro, Baterai 9.020mAh, HP Tipis dengan Layar 144Hz Siap Rilis
Gunakan fitur “smart charge” atau timer jika charger Anda mendukungnya. Idealnya, isi daya malam hari saat suhu ruangan lebih sejuk.
3. Lindungi dari Suhu Ekstrem
Parkir motor di tempat teduh atau garasi, bukan di bawah terik matahari langsung. Suhu di atas 35°C mempercepat penuaan kimiawi baterai.
Sebaliknya, saat suhu di bawah 10°C, jangan langsung mengisi daya penuh, biarkan motor “hangat” dulu beberapa menit.
4. Gunakan Charger Original dan Sesuai Spesifikasi
Charger KW atau adaptor yang tidak sesuai voltase dapat merusak sistem manajemen baterai (BMS).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Kuat Tanjakan dengan Fitur Fast Charging, Harga Mulai Rp3 Jutaan!
-
Berapa Biaya Pajak STNK Motor Listrik Tahun 2026? Beda Jauh dengan Motor Biasa
-
Terpopuler: 5 Motor Listrik dengan Garansi Baterai Terlama hingga Motor Bekas Paling Irit
-
7 Motor Listrik Fast Charging Rp10 Jutaan untuk Ojol, Isi Baterai Cuma 20 Menit
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite dan Pertamax di Kota Cilegon Tetap Terjaga
-
Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Ini 6 Rekomendasi Selis Tangguh Fast Charging
-
5 Motor Bekas Paling Irit dan Jarang Rewel, Hemat Biaya dan Minim Perawatan!
-
Itung-itungan Biaya Servis Motor Listrik: 5 Unit Ini Anti Langganan Bengkel
-
VinFast Daftarkan Paten Mobil SUV 7 Penumpang Baru di Indonesia, Tantang BYD M6?