Suara.com - Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti mengungkapkan keresahan hatinya terkait performa timnya di MotoGP.
Menurutnya, peluang Ducati untuk dapat menjuarai MotoGP sangat sulit mengingat performa pebalap yang kurang konsisten.
"Kami memiliki sejumlah pebalap yang sangat cepat. Tetapi kemudian mereka nol di kejuaraan, ini tidak terlalu membantu Anda menjadi penantang kejuaraan," kata Ciabatti dikutip dari Bike Sport News, Senin (11/7/2022).
Saat ini, pebalap Ducati Francesco 'Pecco' Bagnaia memiliki jarak 66 poin dengan pebalap Yamaha, Fabio Quartararo yang berada di pucuk klasmen.
Meski masih tersisa sembilan balapan lagi, Ciabatti tak yakin bisa juara jika pebalapnya belum konsisten.
"Masih ada beberapa balapan tersisa, kami bisa mencetak banyak poin. Tetapi secara realistis hal ini sulit dicapai," jelas Ciabatti terkait kans pebalapnya untuk melampaui raihan poin Fabio Quartararo.
"Seperti yang Anda lihat, Fabio dan juga Aleix secara konsisten di atas dan membuat sangat sedikit kesalahan, jadi kami hanya harus melakukan yang terbaik dan mencoba untuk menang di mana kami bisa," ungkapnya.
Terakhir Biatti mengatakan, Ducati memiliki pebalap cepat untuk membantu terus mengembangkan motor ke arah yang benar. Tapi konsistensi menjadi kunci untuk bisa mendapat gelar juara.
"Jadi Anda mungkin berpendapat bahwa kami memiliki terlalu banyak pembalap cepat di motor kami dan itu bisa menjadi masalah," tutup Biatti.
Baca Juga: Ducati Luncurkan Prototype Motor Listrik untuk Berlaga di MotoE
Berita Terkait
-
BMW Jawab Kemungkinan Terjun ke Balap MotoGP
-
Francesco Bagnaia Kecelakaan Mobil di Ibiza, Ini Pesannya Kepada Sesama Pengguna Jalan Raya
-
Bertandang ke PRJ 2022, Simak Helm NHK Seru yang Mengadopsi Fitur MotoGP
-
Ducati dan Volkswagen Kerjakan Proyek Bersama di Argentina
-
Duet Bareng VW, Ducati Siap Menelurkan Motor-motornya di Argentina
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?
-
Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia
-
BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga
-
Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta