Suara.com - Krisis chip semikonduktor menjadi masalah hampir di sektor otomotif. Hal ini membuat pabrikan tak bisa produksi unit dalam jumlah yang banyak.
Apalagi banyak calon konsumen mengeluh lantaran motor impiannya tak datang. padahal mereka sudah melakukan inden berbulan-bulan.
Namun seiring berjalannya waktu, krisis chip semi konduktor pun berangsur pulih. Salah satu pabrikan motor Honda mengaku krisis ini sudah berangsur pulih. Hal ini diungkap dalam laman resmi Astra Honda yang menyebutkan kalau krisis perlahan mulai berakhir.
"Kelangkaan pasokan semikonduktor yang melanda dunia kini mulai berangsur pulih. Kami pun dapat segera memenuhi kebutuhan konsumen untuk beraktivitas sehari-hari. Semoga kondisi ini terus membaik dan kami dapat terus mewujudkan semangat Satu Hati bersama konsumen melalui produk dan layanan terbaik," tulis perwakilan tersebut dalam keterangan resminya pada Suara.com.
Kabar ini menjadi hal yang ditunggu-tunggu para calon konsumen yang sudah menunggu cukup lama untuk mendapatkan motor impiannya.
Dalam waktu dekat ini, para calon konsumen tak perlu menunggu lama lagi motor yang diincarnya. Pulihnya krisis chip semikonduktor ini juga membuat produk seperti Honda ADV 160 tak perlu lagi menunggu lama.
Ronny Agustinus, Kepala Wilayah Astra Motor Yogyakarta, mengungkapkan konsumen tak perlu lagi menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan Honda ADV 160.
“Terima kasih atas sambutan hangat dari pecinta skutik premium di Yogyakarta untuk New Honda ADV160. Tercatat dalam 2 hari kemarin skutik terbaru ini mencatatkan penjualan sebanyak 57 unit. Angka tersebut termasuk konsumen yang indent serta masih terus bertambah seiring dengan proses administrasi yang berjalan. Namun tak perlu khawatir, karena kurang dari 1 minggu dari proses indent konsumen akan mendapatkan skutik impiannya.” ujar Ronny Agustinus saat perilisan Honda ADV yang digelar di Yogyakarta pada Sabtu (30/7/2022).
Jadi, untuk kalian yang sudah mengincar motor Honda ADV 160 tak perlu lagi antri cukup lama.
Baca Juga: Aston Martin Catat Kerugian, Dampak Masalah Semikonduktor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar