Suara.com - Michelin Indonesia mengumumkan pihaknya menghentikan sepenuhnya ekspor ban mobil penumpang merek Achilles pada tahun ini serta akan tetap memproduksi dan menjual ban mobil penumpang itu untuk pasar domestik.
Produsen ban itu menambahkan bahwa pada saat yang sama pihaknya juga meningkatkan volume produksi ban mobil penumpang merek BFGoodrich dan Uniroyal yang diharapkan turut meningkatkan kontribusi ekspor pada sektor ini.
Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette mengatakan langkah yang diambil tersebut sejalan dengan rencana strategis Michelin di Indonesia setelah akuisisi PT Multistrada Arah Sarana pada 2019.
“Setelah akuisisi, Michelin mengubah fasilitas pabrik dari produksi ban TIER 3 menjadi TIER 2 melalui alih teknologi yang dimiliki Michelin. Lalu secara bertahap kami memindahkan pusat produksi ban mobil penumpang TIER 2 dari beberapa pabrik di negara Asia dan Eropa ke Indonesia,” kata Steven melalui siaran pers, dikutip Rabu (17/8/2022).
Michelin secara bertahap mulai mengurangi ekspor ban merek Achilles pada 2020. Sebagai gantinya, ban BFGoodrich dan Uniroyal mulai diproduksi serta diekspor pada tahun yang sama dengan total volume awal mencapai 1,5 juta ban.
Perusahaan mengatakan Indonesia menjadi salah satu dari tiga manufacturing hub utama Michelin di dunia untuk produksi ban mobil penumpang TIER 2 terdiri dari BFGoodrich dan Uniroyal. Hingga saat ini, produksi kedua ban itu diekspor dari Indonesia ke negara-negara seperti Amerika Utara, Eropa dan Asia.
Menurut Michelin, kedua ban menyumbangkan pendapatan ekspor utama produsen ban itu di Indonesia. Produksi serta ekspor BFGoodrich dan Uniroyal meningkat lebih dari 200 persen menjadi lebih dari 4,6 juta ban pada 2021 dengan nilai ekspor lebih dari 300 juta dolar AS.
Sementara pada tahun ini, Michelin menetapkan target peningkatan produksi serta ekspor kedua merek ban itu sebesar 50 persen dibandingkan 2021 dengan nilai ekspor mencapai 500 juta dolar AS.
Perusahaan mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan produksi dan ekspor ban mobil penumpang kedua merek rata-rata 35 persen setiap tahunnya pada 2023 dan tahun-tahun berikutnya.
Baca Juga: Ikuti: Laga Virtual Gran Turismo Michelin Berhadiah Balapan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi
Melalui peningkatan tersebut, Michelin berharap total produksi ban mobil penumpang dapat mencapai lebih dari 11 juta unit atau mendekati 100 persen tingkat utilisasi dengan nilai ekspor mendekati 600 juta dolar AS. [Antara]
Berita Terkait
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
-
Persiapan Mudik Lebaran Michelin Ingatkan Pengendara Selalu Cek Tekanan Angin Ban
-
Culture Shock, Toprak Razgatlioglu Kesulitan Pakai Ban Michelin di MotoGP
-
5 Ban Mobil Awet dan Tidak Mudah Bocor di Jalan Berlubang
-
5 Rekomendasi Ban Mobil Keluarga yang Tidak Berisik dan Awet, Mulai Rp 600 Ribu
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
-
Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik
-
GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia
-
Bagaimana Cara Kerja Motor Hybrid? Ini Pilihan Termurah
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak