Suara.com - Drag Coefficient, Coefficient of Drag alias Cd, koefisien hambatan, atau indeks hambatan adalah besaran yang menjadi salah satu faktor penting dalam menilai unsur aerodinamis sebuah kendaraan. Termasuk mobil listrik atau Electric Vehicle.
Yaitu ditilik kekuatannya dalam menahan aliran fluida udara dan pengujian antara lain dilakukan dalam terowongan angin atau wind tunnel.
Dikutip kantor berita Antara dari Carscoops, Porsche dan University of Stuttgart baru saja melakukan pengujian aerodinamis bersama untuk mobil listrik.
Dalam transisi industri otomotif ke arah penyediaan mobil berpenggerak listrik, banyak carmaker mencari cara untuk membuat mobil semakin aerodinamis.
Penelitian bersama Porsche dan University of Stuttgart bertujuan menjadikan produk listrik lebih efisien dengan desain lebih bebas.
"Kami sedang memeriksa apakah mungkin untuk mengurangi nilai Cd pada titik-titik tertentu di bodi mobil secara sistematis memperkenalkan getaran," jelas Profesor Andreas Wagner, ketua program teknik otomotif University of Stuttgart.
Ia menyatakan masih banyak menemui berbagai tantangan dan menurut tim riset gabungan masih dalam tahap awal pengembangan.
"Kami harus memastikan, misalnya, penumpang tidak mendengar dengungan apa pun, dan itu masih ada beberapa cara untuk upaya memberikan yang terbaik kepada konsumen sebelum mobil diproduksi," ungkap Profesor Andreas Wagner.
Kekinian, Porsche sedang mengerjakan membuat mobil listrik lebih efisien dengan mengedepankan desain yang aerodinamis.
Baca Juga: Wuling Motors Hadir di GIIAS Medan 2022, Sediakan 2 Unit Mobil Listrik untuk Test Drive
Selain itu, ada unsur aerodinamis aktif yang masih memiliki banyak potensi dan belum banyak dimanfaatkan untuk membuat kendaraan bergerak di udara dengan sedikit hambatan.
"Simulasi dinamis fluida komputasi telah menjadi sangat penting dalam 20 tahun terakhir," tandas Profesor Andreas Wagner.
Berita Terkait
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
-
Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026