Suara.com - Honda mengajukan gambar paten yang menunjukkan penggunaan kamera baru pada bagian depan Africa Twin. Tujuan fitur ini adalah memantau lalu-lintas dan menyajikan data aktif bagi pengendara.
Berdasarkan gambar paten yang diajukan, terlihat kamera terletak di bagian bawah lampu depan yang sudah menggunakan jenis LED.
Dengan posisi berada di bawah lampu utama, kamera akan terlindung dari debris jalanan seperti pasir, pecahan aspal, sampai butir-butir batu terlempar dari ban kendaraan serta dari sumber cahaya yang dapat menghalangi kerja kamera.
Lebih lanjut, dikutip dari Visordown, paten menunjukkan bahwa kamera didesain menggantung, dipasang menggunakan braket khusus sehingga terlindung dari getaran.
Dari gambar paten yang diajukan, Honda mendesain khusus kamera itu untuk model Africa Twin. Dengan demikian kecil peluang untuk diadaptasi ke model Honda lainnya.
Sama seperti dalam dunia mobil, produsen sepeda motor tentu harus mempertimbangkan jenis sistem pendeteksi yang akan digunakan.
Honda di sini kabarnya telah menggunakan kamera yang sama seperti yang digunakan Tesla. Terdiri dari dua sensor optik terlindungi dari serpihan batu atau kerusakan lainnya.
Sejauh ini ada tiga teknologi yang digunakan untuk memberikan fitur keselamatan aktif, di antaranya radar, lidar dan kamera.
Baca Juga: Honda dan LG Umumkan Lokasi Pabrik Baterai untuk Kendaraan Listrik
Keunggulan penggunaan radar, teknologi ini tidak terpengaruh dengan cuaca dan waktu, namun teknologi ini tidak dapat mendeteksi impuls optik seperti tanda atau lampu rem.
Kamera, teknologi ini dapat melakukan dengan lebih baik dari teknologi sensor. Penggunaan kamera sebagai fitur keselamatan tidak harus menafsirkan apa yang dilihatnya terlebih dahulu.
Lidar, teknologi ini menggabungkan keunggulan radar dan kamera, tetapi membutuhkan banyak ruang untuk pemasangan.
Berita Terkait
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Honda Terlalu Mengandalkan Brio, 2026 Merosot
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo
-
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
-
IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV
-
Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026
-
4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?
-
Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026
-
Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?