Suara.com - Mari membahas produk seken alias sepeda motor bekas di rentang Rp 3 jutaan. Besaran tabungan atau anggaran setiap peminat roda dua tentu berbeda-beda, tergantung kebutuhan atau peruntukan serta dana yang siap dibelanjakan.
Akan tetapi, angka Rp 3 jutaan bisa terasa istimewa. Tidak terlalu tinggi, sekaligus tidak terlalu rendah, yang memiliki relasi langsung dengan kondisi aktual di kendaraan. Tidak heran bila bursa sepeda motor bekas Rp 3 jutaan juga terbilang ramai di pasaran.
Seperti dikutip dari situs jual beli OLX atau olx.co.id serta jaringan Suara.com, soal model mungkin saja kurang memenuhi ekspektasi mengingat teknologi yang diusung berada di rentang 1981-2012.
Namun di sisi lain, bila pemilik sebelumnya tergolong rajin serta tertib melakukan perawatan, pihak tangan kedua akan merasakan hasilnya.
Opsi yang tersedia seperti dituangkan dalam daftar berikut adalah model klasik sampai jenis bebek, silakan dicermati:
Model klasik
- Yamaha Crypton 1997 Rp 3.000.000
- Honda Win 1985 Rp 3.000.000
- Honda C70 1981 Rp 3.200.000
- Honda Grand Astrea 1997 Rp 3.250.000
- Honda GL Pro 1994 Rp 3.900.000
Model bebek dan skuter matik
- Yamaha Vega ZR 2010 Rp 3.250.000
- Suzuki Thunder 2009 Rp 3.250.000
- Yamaha Mio 2012 Rp 3.300.000
- Honda Revo 2008 Rp 3.350.000
- Suzuki Skydrive 2010 Rp 3.400.000
- Honda Karisma 2005 Rp 3.250.000
- Honda Supra Fit 2004 Rp 3.300.000
- Suzuki Shogun R 125 2004 Rp 3.450.000
- Yamaha Vega R 2005 Rp 3.450.000
- Yamaha Mio Sporty CW Rp 3.500.000
- Yamaha Jupiter MX 2006 Rp 3.650.000
- Kawasaki Athlete 2008 Rp 3.700.000
- Suzuki Smash 2008 Rp 3.750.000
- Yamaha Mio Soul 2007 Rp 3.750.000
- Honda Supra S 125 SS Rp 3.750.000
- Suzuki Spin SR 2008 Rp 3.800.000
- Honda CS1 2008 Rp 3.850.000
- Honda Supra X 125 Rp 3.950.000
Tag
Berita Terkait
-
Defisit Fiskal Membengkak, Kebijakan Tarif Lepas WNI Jadi Jalan Pintas Miskin Kreativitas
-
Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?
-
Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran
-
Anggaran Perpusnas Dipangkas Separuh, Perut Dikenyangkan Otak Dibiarkan
-
Prabowo Usul Efisiensi Anggaran TNI-Polri, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan