Suara.com - Asuransi Astra, bagian dari PT Astra International Tbk, sebuah perusahaan nasional yang memiliki 245 anak usaha, antara lain bergerak di sektor otomotif dan asuransi, menggelar Estafet Peduli Bumi. Yaitu kegiatan merawat bumi dan menjaga aspek kehidupan di dalamnya, yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Kegiatan ini telah berlangsung di beberapa kota di Indonesia, dan kini tiba di Makassar.
Dipetik dari rilis resmi Asuransi Astra sebagaimana diterima Suara.com, Estafet Peduli Bumi dicanangkan dengan fokus baru yang menyesuaikan kebutuhan masing-masing kota. Kali ini adalah memberikan edukasi safety riding kepada 300 siswa di SMKN 7 Makassar.
Selaras Hari Peringatan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia yang jatuh pada November, program edukasi ini dicanangkan guna meningkatkan pemahaman tingkat kekritisan, kepekaan, kepedulian, akan keselamatan bagi dirinya maupun orang lain saat berlalu lintas.
"Pelatihan aman berlalu lintas sangat bermanfaat dan berguna bagi para siswa kami yang memang sebagian besar mengendarai kendaraan roda dua ke sekolah. Hal ini baik diajarkan sejak dini agar tertanam budaya untuk selalu aman berkendara di jalan raya bagi keselamatan dirinya sendiri dan pengguna jalan lain," sambut Herwelis, Kepala Sekolah SMKN 7 Makassar, seraya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas langkah yang dilakukan Asuransi Astra.
"Asuransi Astra khususnya sebagai perusahaan asuransi yang menawarkan produk perlindungan kendaraan dan pengendara, sehingga kami berupaya memberikan edukasi safety riding dan penyerahan safety kit kepada siswa di SMKN 7 Makassar untuk mendorong mereka selalu berkendara dengan aman dan mematuhi lalu lintas demi keamananan dirinya dan pengendara lain. Masih dalam pilar pendidikan," ungkap Mulia K.B Siregar, Director Asuransi Astra.
Selain itu digelar literasi keuangan melalui materi pemahaman manajemen keuangan kepada siswa dan guru yang dibawakan langsung oleh Mulia K. B. Siregar. Juga disalurkan beasiswa kepada sejumlah murid serta penyerahan bantuan komputer dan laptop kepada sekolah untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.
Pada hari kedua, aksi Estafet Peduli Bumi melanjutkan misi melestarikan lingkungan melalui transplantasi 2.000 terumbu karang yang terletak di Pulau Kodinareng Keke, Makassar.
Transplantasi ini adalah salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang sebagai solusi pemulihan kembali terumbu karang yang telah rusak dan menciptakan habitat baru. Sehingga dapat mendukung ekosistem perikanan di laut dan mencegah terjadinya erosi serta kerusakan lingkungan.
Penyerahan diwakili Mulia K. B. Siregar dan Adi Sepiarso selaku Director Asuransi Astra kepada Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, H. Jabbar, S.Sos., M.Si.
Baca Juga: Astra Credit Companies Kolaborasi dengan UNSRAT di Sektor Pendidikan
Selain itu, untuk pilar kewirausahaan Asuransi Astra melakukan penyerahan dana bantuan kepada sejumlah pelaku UMKM penyandang disabilitas. Aksi sosial ini dicanangkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat lokal yang terdampak akibat pandemi COVID-19 dan meningkatkan produktivitas penjualan dan pendapatan masyarakat lokal.
Setelah ini, masih ada dua kota lagi yang akan disambangi Asuransi Astra untuk kegiatan Estafet Peduli Bumi.
Berita Terkait
-
Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
4 Tips Kurir Motor Bawa Paket, Aman Sampai Tujuan Rejeki Makin Lengket
-
Express Discharge, Layanan Seamless dari Garda Medika Resmi Meluncur: Efisiensi Waktu dan Pembayaran
-
Waspada Pemotor! Ini Jebakan Maut di 10 Menit Pertama ketika Hujan Turun
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta
-
Chery Q Siap Ancam Dominasi BYD Atto 1 di Segmen Mobil Listrik Murah Rp 200 Jutaan
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor