Suara.com - Dua unit mobil ambulans dari RS Simpang Lima Gumul dan RS Kabupaten Kediri (RSKK) Kabupaten Kediri, ditambah tiga unit mobil penunjang menyertai relawan kesehatan menuju Kabupaten Cianjur untuk menolong korban Gempa Cianjur.
Dikutip dari kantor berita Antara, Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengirimkan tenaga bantuan serta kendaraan-kendaraan khusus penanganan bencana dan orang sakit itu.
Penjabat Sekda Kabupaten Kediri Adi Suwignyo mengemukakan pengiriman relawan kesehatan ini adalah misi kemanusiaan. Sebelumnya, Pemkab juga mengirimkan dua truk bantuan logistik.
"Kami memberangkatkan relawan dari keluarga besar kesehatan, setelah sebelumnya bantuan logistik," kata Adi Suwignyo di Kediri, Rabu (30/11/2022).
Relawan kesehatan yang dikirimkan itu terdiri dari enam dokter, dua bidan, 11 perawat, dan dua orang tenaga pendukung.
Untuk mendukung aksi kemanusiaan ini, para relawan kesehatan yang diberangkatkansudah dibekali berbagai macam obat. Rombongan juga membawa dua unit ambulans dari RS Simpang Lima Gumul dan RSKK Kabupaten Kediri, serta tiga unit mobil penunjang.
"Nanti begitu sampai ke Cianjur akan langsung menuju posko baru kemudian terjun ke lapangan," jelas Adi Suwignyo.
Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu para korban terdampak Gempa Cianjur. Petugas medis dari Kabupaten Kediri nantinya akan bergabung dengan petugas paramedis yang terlebih dahulu berada di lokasi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Ahmad Khotib mengatakan relawan dari tenaga kesehatan yang dikirim ini akan membantu dalam perawatan korban luka. Termasuk melakukan trauma healing untuk recovery mental pascagempa.
"Dua mobil ambulans yang diberangkatkan memiliki fasilitas yang lengkap, untuk operasi kecil (di lapangan) pun siap," tandas dr Ahmad Khotib.
Pengiriman relawan kesehatan akan terus dilakukan evaluasi, sambil menunggu perkembangan kondisi di lapangan. Hasil evaluasi untuk memutuskan apakah nantinya akan diberangkatkan tim kesehatan tahap kedua.
"Semua organisasi profesi kesehatan siap bersatu padu untuk mendukung visi kemanusiaan kita, mereka siap diberangkatkan untuk periode berikutnya bila dibutuhkan," jelas Ahmad Khotib.
Sementara itu, organisasi kesehatan di Kabupaten Kediri telah mengumpulkan donasi untuk membantu penanganan bencana di Cianjur, Jawa Barat. Hingga kini telah berhasil terkumpul donasi Rp 90 juta, juga diwujudkan dalam bentuk bahan pokok.
Berita Terkait
-
Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban
-
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga Melalui Ambulans Gratis
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya