Suara.com - Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM), bagian dari PT Astra Honda Motor (PT AHM) bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Tujuannya adalah menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Satu Hati.
Dikutip dari rilis resmi PT AHM sebagaimana diterima Suara.com, KKN Tematik Satu Hati ini menyasar pengembangan Desa Bendosari, Sleman-Yogyakarta menjadi tujuan eduwisata.
Program ini hadir sebagai dukungan terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia yang lebih unggul. Serta didukung PT Hitachi Astemo Bekasi Manufacturing, PT Musashi Auto Parts Indonesia, PT Suryaraya Rubberindo Industries dan PT Yutaka Manufacturing Indonesia.
Untuk tahap awal, kawasan kebun buah terpadu dikembangkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, membangun pergola dan galeri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Lantas menambah gazebo, memperbaiki toilet dan musala agar lebih nyaman bagi para pengunjung.
Dengan tujuan mendukung ekonomi masyarakat, Yayasan AHM turut menanam pohon buah lokal sebanyak 440 pohon yang terdiri dari pohon markisa, matoa, dan mangga.
"Mahasiswa dengan didampingi para dosen menjadi aktor utama program pengembangan Kebun Buah Bendosari ini. Mereka berada di garda terdepan mengaplikasikan ilmunya melalui program pemberdayaan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sarana edukasi ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan petani & UMKM lokal melalui pelatihan dan galeri produk masyarakat," papar Ahmad Muhibbuddin, Ketua Yayasan AHM.
Ia menambahkan KKN Satu Hati berorientasi melakukan pendampingan melalui program pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan. Karena itu, program ini membutuhkan sinergi dan dukungan dengan beragam pemangku kepentingan, termasuk kampus, masyarakat dan pemerintah setempat.
KKN Tematik Satu Hati menjadi salah satu program Yayasan AHM untuk turut membangun kualitas SDM melalui kerja sama yang terintegrasi dengan pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat.
Program tadi menjadi bagian dari pengabdian masyarakat kampus UIN Sunan Kalijaga, yang tahun ini mengirimkan lebih dari 3.300 mahasiswa ke 45 kabupaten di Indonesia.
Program pertama KKN Tematik Satu Hati dibuka Bupati Sleman Dra.Hj. Kustini Sri Purnomo, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja sama UIN Sunan Kalijaga Dr.H.Mamat Rahmatullah,MM, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Muhrisun,S.Ag.,BSW.,M.Ag.,MSW serta Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin pada Selasa (18/7/2023).
Baca Juga: Para Pembalap Astra Honda Racing Team Dominasi Podium Juara di Kejurnas Mandalika Racing Series 2023
Di dalam program, Yayasan AHM bersinergi dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengembangkan kebun buah seluas 3 hektare sebagai sarana edukasi sekaligus wisata.
Para mahasiswa dari kampus ini terjun langsung mendampingi masyarakat Bendosari dan berinoviasi dalam memajukan desa eduwisata berkolaborasi dengan Kelompok Masyarakat Pengelola Eduwisata Kebun Buah Bendosari dan Kampung Jamur.
Selain gelar KKN Tematik Satu Hati, Yayasan AHM juga memberikan dukungan dana operasional bagi delapan tim KKN mahasiswa terbaik dari berbagai kampus di Tanah Air. Mereka berhasil memasuki babak final kompetisi proposal KKN yang bertajuk SDG’s Future Leader yang dikhususkan untuk para mahasiswa penerima beasiswa Yayasan dari berbagai kampus yang tersebar di Ambon hingga Aceh.
Konsep pengabdian masyarakat ini telah diuji pada Senin (17/7/2023) melalui proses pemaparan, presentasi dan pendalaman materi.
Para juri melihat kedalaman mahasiswa memahami latar belakang masalah dan pemberian alternatif solusi, keunikan program, serta sejauh mana peran mahasiswa berpartisipasi di masyarakat sehingga memberikan dampak ekonomi, lingkungan dan sosial.
Proposal pengabdian masyarakat yang lolos seleksi bakal direalisasikan melalui kegiatan sinergi membangun negeri sepanjang Juli – Desember 2023.
"Kami menyiapkan Beasiswa Bangun Negeri. Kami ingin mahasiswa sebagai agen perubahan mampu merumuskan mimpi pengabdian masyrakatnya melalui program-program yang berdampak signfikan dan berkelanjutan," pungkas Ahmad Muhibbuddin.
Tag
Berita Terkait
-
Honda Banting Harga Motor Listrik, EM1 e: Bisa Dibawa Pulang Cuma Rp16 Jutaan
-
HDC Tour 2025 di Medan, Dua Pembalap Remaja Honda Bagi Pengalaman dengan Siswa SMK
-
Sambut Hari Difabel Dunia, AHM Gandeng UIN SUKA Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas di Jateng
-
AHM Kuasai 77,5 Persen Pasar Motor Nasional
-
Tidak Terelakkan, Harga Motor Dipastikan Naik Imbas PPN 12 Persen
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis