Suara.com - Harga sepeda motor baru dipastikan akan naik pada tahun depan imbas dari kebijakan PPN 12 persen yang rencananya berlaku mulai 1 Januari 2025.
Naiknya PPN menjadi 12 persen merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Regulasi itu mengatur bahwa PPN 11 persen yang berlaku 1 April 2022 akan naik menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.
General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa industri sepeda motor akan patuh ada kebijakan tersebut, meski pada saat yang juga mengakui bahwa kenaikan PPN itu akan menjadi tantangan baru.
"PPN 12 persen kan sudah diketok, jadi mau enggak mau harus kita serap. Itu adalah salah satu tantangan semua industri, termasuk industri sepeda motor," kata Muhib di Bali, Jumat (22/11/2024).
Saat ditanya apakah PPN 12 persen akan membuat harga sepeda motor naik, Muhib tidak membantah.
"Ya, pastinya," jawab dia.
Lebih lanjut Muhib mengatakan bahwa AHM telah mempersiapkan diri menghadapi kebijakan pajak baru pada tahun depan.
"Kita sedang mengkalkulasi beragam kebijakan perpajakan itu. Efeknya ke market seperti apa?" lanjut Muhib.
Meski demikian, AHM sebagai penguasa pasar sepeda motor Indonesia, telah mempersiapkan berbagai strategi untuk mengatasi tantangan tersebut.
Baca Juga: Honda Wajib Waspada, Ini Motor Penantang Scoopy dengan Desain Lebih Retro
"Kita berusaha untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Makanya produk Honda itu banyak variannya. Itu upaya kita memberikan beragam alternatif di tengah market yang challenging dan tuntutan masyarakat yang beragam," beber Muhib.
Adapun penjualan sepeda motor Honda pada Januari - Oktober 2024 tumbuh 1,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 4,199 juta unit.
Pada tahun ini AHM berharap pasarnya naik sekitar 3 persen, seiring dengan naiknya pasar sepeda motor nasional yang ditargetkan mencapai 6,45 juta unit.
Berita Terkait
-
Motor Sport Bekas di Bawah Rp20 Juta! Pilihan Terbaik untuk Pemula
-
All New Honda Scoopy Berburu Sunset di Bali
-
Toyota: PPN 12 Persen Berarti Harga Mobil Naik
-
Daftar Harga Motor Honda Terbaru November 2024, Manual Matic hingga Listrik
-
Target Penjualan Mobil Indonesia Bisa Direvisi, Gaikindo: Daya Beli Turun Sekali
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda
-
Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!
-
Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026
-
Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan