Suara.com - Perawatan ban motor sebenarnya cukup dengan menjaga kebersihannya, Namun memiliki ban motor yang bersih dan mengkilat menjadi idaman banyak bikers.
Biasanya, salah satu cara agar tampilan ban tetap mengkilap adalah dengan menyemirnya. Tetapi jangan sembarangan menyemir ban, karena hal tersebut bisa berakibat fatal.
Menyemir ban memang memiliki manfaat yang baik. Namun, sebaiknya dilakukan hanya untuk bagian dinding ban jangan di bagian tapak ban. Karena bisa membuat licin dan hilang traksi yang mengakibatkan kecelakaan.
Berikut beberapa efek buruk bila terlalu sering menggunakan semir ban, dikutip dari Wahana, Kamis (26/10/2023):
Ban Jadi Licin
Bahaya dari semir ban yang paling utama adalah bisa membuat komponen ini menjadi licin. Ban yang licin tentu akan berbahaya dan rawan kecelakaan.
Biasanya hal ini terjadi ketika menggunakan semir hanya asal-asalan. Sehingga, membuat ban menjadi lebih licin dari biasanya. Jika ban licin, maka daya cengkramnya akan hilang. Alhasil, keseimbangan juga akan terus berkurang hingga bisa mengakibatkan pengendara jatuh.
Membuat Ban Kusam
Selain itu, efek buruk pemakaian semir ban adalah membuat warna ban malah tampak kusam. Ini tidak akan terlihat saat baru pemakaian pertama. Namun, efek ini akan terlihat setelah menggunakan semir secara berlebihan. Warna ban pasti akan lebih kusam daripada aslinya dan bahkan juga bisa menjadi belang karena penggunaan tidak merata.
Baca Juga: Tips Ampuh Rawat Ban Motor Agar Tetap Aman saat Berkendara di Jalan, Jangan Disepelekan
Mudah Retak
Pemakaian semir pada ban juga akan membuat komponen kendaraan bisa menjadi getas atau retak. Hal ini terjadi apabila semir yang digunakan memiliki kualitas kurang bagus.
Maka dari itu, sebaiknya Anda menggunakan semir yang berkualitas. Meski sedikit lebih mahal, setidaknya itu tidak memberikan dampak bahaya semir ban yang terlalu buruk.
Demikian beberapa efek buruk jika terlalu sering menggunakan semir ban.
Berita Terkait
-
Tips Pilih Ban Motor: Ingin Gaya atau Aman dan Fungsional, Simak Macamnya Berikut Ini
-
Jalan Lubang Rawan Kecelakaan, Satlantas Polres Kapuas Hulu Kalimantan Barat Lakukan Aksi Sosial Penambalan
-
Ini Pilihan Ban Motor yang Cocok Saat Memasuki Musim Hujan
-
Tips Ampuh Rawat Ban Motor Agar Tetap Aman saat Berkendara di Jalan, Jangan Disepelekan
-
Selalu Waspada Selagi Mengemudikan Kendaraan, Ini Imbauan Polda Jateng Tentang Jam Rawan Kecelakaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia