Suara.com - Pembalap touring Audi Sport Jerman, Christopher Haase siap bertarung di salah satu nomor bergengsi FIA GT World Cup, yaitu Macau Grand Prix ke-70. Istimewanya, ia bergabung dengan Edoardo Mortara di tim Audi Sport Asia Team Absolute.
Dikutip dari rilis resmi Audi Sport Asia sebagaimana diterima Suara.com, Edoardo Mortara yang terkenal dengan julukan Mr Macau bakal bertarung seru dan saling mengisi untuk sukses meraih gelar Piala Dunia FIA GT.
Dalam laga di Macau, Special Administrative Region (SAR) of China, pada 16-19 November itu driver ketiga dengan tunggangan sama kerennya dengan mereka berdua adalah driver andalan asal Tiongkok, FAW Audi Racing Team sekaligus pembalap Audi Sport Asia, Cheng Congfu.
Sedangkan tim lokal yang sukses, Uno Racing Team akan turun mengandalkan Audi R8 LMS GT3 keempat dengan driver Adderly Fong.
"Bersama para konsumen, kami telah menyusun apa yang kami anggap sebagai tim impian sejati untuk merayakan 40 tahun Audi Sport di Grand Prix Macau ke-70," jelas Alexander Blackie, Manajer pelanggan Audi Sport racing Asia.
"Dengan Edo Mortara dan Chris Haase, kami memiliki dua pesaing terbaik Eropa, sementara dengan Cheng Congfu dan Adderly Fong, kami memiliki dua pembalap lokal terkuat di Piala Dunia GT tahun ini," imbuhnya.
Selain menyiapkan driver yang seru, tim desain Audi Tiongkok menciptakan dua corak desain keren dari hikayat rakyat Tiongkok bagi pasangan Audi Sport Asia Team Absolute yang berperingkat FIA Platinum, Edoardo Mortara dan Christopher Haase.
Karya ini dipetik dari kisah seni bela diri terkenal dari Storm Riders, Mortara adalah Cloud dengan Audi bertema emas megah, sementara Haase adalah saudaranya, Wind dengan corak mencolok berwarna perak dan kuning neon. Legenda mengatakan bahwa jika digabungkan, para Penunggang Badai alias Storm Riders tidak dapat dihentikan.
FAW Audi Racing Team R8 LMS GT3 dari Cheng akan mengusung desain Scarface yang menarik perhatian dan kini sudah tidak asing lagi.
Menampilkan grafis Panda depan yang ikonik, sementara ketiganya akan menyertakan desain atap khas yang merayakan 40 tahun Audi Sport.
Berita Terkait
-
Audi Buktikan Keunggulannya di Laga Ketahanan Sepang 12 Hours
-
Audi Sport Asia Trophy Masuk Gelaran Tahun Kelima, Satukan Para Pembalap Amatir Satu Benua di Sirkuit
-
Balap Touring TSS 2023 Rampung, Driver Asal Indonesia Ini Kantongi Gelar Juara Audi Sport Asia Trophy
-
Bertarung di Macau Guia RaceKumho TCR World Tour Event of Macau, Audi Sport Asia Team Panen Kemenangan
-
Audi Cetak Podium Ganda di Pekan Pembuka Macau Grand Prix 2023
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid