Suara.com - Pevita Pearce, pemain film, sutradara, sekaligus pemilik bisnis wellness dan sederet usaha lainnya menuliskan di bio media sosial Instagram, bahwa ia adalah solopreneur. Kurang lebih artinya adalah pebisnis multitasking yang mengelola sederet usaha untuk menghasilkan cuan.
Tentu saja seru, dan bikin ingin mengikuti langkahnya, bukan?
Kelahiran Jakarta 6 Oktober 1992 yang berdarah paduan Wales dan Indonesia ini ditunjuk sebagai Brand Ambassador dari Bank Saqu, sebuah bank hasil kolaborasi Astra Financial dan WeLab melalui Bank Jasa Jakarta, yang diluncurkan pada Senin (20/11/2023) di Menara Astra, Jakarta.
Bank Saqu adalah solusi layanan perbankan digital bagi generasi produktif serta berjiwa solopreneur yang merupakan potensi kekuatan baru ekonomi Indonesia.
"Saya sudah 18 tahun berada di dunia akting dan directing, akan tetapi kini banyak menjalankan bisnis, multitasking. Mulai Food and Beverages sampai Wellness, jadi memiliki banyak side hustles," paparnya.
Side hustles, sebagaimana dikutip dari kamus Bahasa Inggris, Merriam-Webster adalah pekerjaan yang dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari pekerjaan utama seseorang. Saat ini, banyak orang memiliki pekerjaan sampingan untuk membantu mereka mendapatkan penghasilan tambahan, mengembangkan keterampilan baru, menjadi pemilik bisnis, dan berhenti dari pekerjaan sehari-hari mereka.
Itulah yang disebutkan Pevita Pearce, salah satu pemain film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck dan membawakan acara televisi antara lain Katarsis, sebagai pekerjaan multitasking.
"Dengan multitasking artinya bisa mengerjakan banyak job sekaligus berbisnis. Tantangannya adalah keuangan, akan tetapi, dengan Bank Saqu ini saya mendapatkan apa yang diinginkan," lanjutnya.
Baca Juga: Launching Bank Saqu, Simak Fitur Mirip Analogi Bus
"Pesan saya, bila mendalami sebuah bisnis dan tantangan yang berhubungan dengan keuangan, maka harus berani keluar dari zona nyaman. Saya sendiri mencoba dan banyak belajar karena perlu mendalami skill keuangan. Juga mencari teman seperjuangan. Dengan support system kuat ini, maka usaha semakin seru dijalani," lanjutnya.
Dari launching Bank Saqu, ada sederet fitur utama layanan yang selaras kebutuhan para solopreneur seperti Pevita Pearce, sementara aplikasinya sendiri bisa diunduh melalui Google Play Store dan Apple Store. Hanya dengan satu-dua klik, rekening Bank Saqu sudah dapat digunakan untuk bertransaksi dan menjadi Teman Seperjuangan para nasabah.
Ini daftar beberapa fitur utama layanan Bank Saqu:
- Saku: Sebuah produk yang intuitif dan serbaguna yang dapat dipersonalisasi nasabah hingga 20 kantong (saku), sehingga bisa membantu nasabah mengatur berbagai keperluan, mulai mengelola pendapatan, mengatur pengeluaran dan berbagai tujuan keuangan.
- Busposito: Produk deposito pertama di Indonesia yang memanfaatkan kekuatan komunitas. Nasabah dapat meningkatkan tingkat suku bunga yang menyenangkan dengan keluarga, teman, atau seluruh komunitas Bank Saqu. Semakin banyak orang yang bergabung dengan Busposito, artinya semakin besar nasabah memperoleh bunga lebih tinggi hingga 7% atau tujuh persen per tahun.
- Tabungmatic: nasabah dapat menabung secara otomatis untuk mendapatkan tingkat suku bunga lebih tinggi, hingga 10% atau 10 persen per tahun (syarat dan ketentuan berlaku).
- Misi Penuh Hadiah: Nasabah diajak untuk menyelesaikan misi untuk mendapatkan hadiah, mulai dari membuka akun, melakukan transfer menggunakan BI-FAST, melakukan transaksi dengan QRIS, mereferensikan teman dan keluarga, dan hingga berkesempatan meraih bonus dana tunai hingga Rp 1 juta per hari (syarat dan ketentuan berlaku).
- Saku Booster (Saku Hadiah): Sebuah saku khusus untuk menyimpan semua cashback yang diperoleh nasabah dari transaksi menggunakan Bank Saqu, termasuk Tabungmatic. Nasabah dapat memperoleh cashback di Saku Booster dengan tingkat bunga lebih tinggi hingga 10% atau 10 persen per tahun (syarat dan ketentuan berlaku).
Berita Terkait
-
GIIAS 2026, ACC dan TAF Jadi Platinum Financial Partner: Dukung Industri Otomotif Nasional
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
TAFS Diduga Gunakan Matel untuk Tagih Konsumen, OJK Siap Beri Sanksi
-
Pesona Tragis Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Kisah Pilu Hayati-Zainuddin
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?