Suara.com - Yamaha Aerox 155, menjadi motor yang disukai oleh banyak pengguna, namun terkadang, pemilik menghadapi kendala teknis, terutama ketika muncul kode error pada panel instrumennya.
Dua kode yang seringkali membuat kepala pusing dan bingung adalah kode 12 dan kode 14. Dikutip dari Yamaha Deta, mari kita bahas lebih lanjut mengenai arti dari kedua kode tersebut.
1. Kode 12 pada Yamaha Aerox: Tanda Masalah pada Crank Position Sensor
Kode 12 pada Yamaha Aerox muncul sebagai indikasi ketidakseimbangan antara bagian pengisian dan beban listrik pada motor.
Beberapa penyebabnya melibatkan masalah pada Crank Position Sensor, yang dapat membuat motor mati mendadak dan tidak dapat dinyalakan kembali.
Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah soket spul yang gosong akibat korsleting, yang bisa terjadi jika motor pernah terendam banjir atau terpapar air.
Selain itu, posisi soket spul yang dekat dengan kolong roda juga dapat meningkatkan risiko masalah ini. Pengguna disarankan untuk melakukan klaim garansi dan menjaga motor agar tetap terawat.
2. Kode 14 pada Yamaha Aerox: Gangguan pada Sensor atau Kebocoran di Throttle Body
Kode 14 muncul sebagai tanda adanya masalah pada tegangan output di sensor atau malfungsi pada sensor, terutama yang terletak di bagian Throttle Body.
Baca Juga: Intip Harga Yamaha Aerox Bekas di Bawah Rp 20 Juta
Gangguan bisa berasal dari tegangan output sensor yang tidak stabil, malfungsi sistem lubang, atau kebocoran pada sensor. S
olusi untuk kode 14 melibatkan pengecekan bagian atas di Gigi Sentrik, di mana kemungkinan ada yang bergeser dari posisi semestinya.
Hal ini dapat terjadi karena gerakan liar dari Rantai keteng, yang disebabkan oleh Tensioner yang tidak berfungsi dengan baik atau kerusakan pada bearing noken as.
Dengan melakukan penanganan yang tepat sesuai dengan saran perawatan yang diberikan, pemilik Yamaha Aerox dapat menghindari munculnya kedua kode error tersebut.
Rutin melakukan perawatan dan klaim garansi ketika diperlukan akan membantu menjaga performa motor tetap optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia
-
5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online
-
5 Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas untuk Angkut Barang, Kokoh dan Bandel
-
Jetour T2 Bensin atau Listrik? Fakta Spesifikasi di Balik Insiden Terbakar di Tol Jagorawi
-
QJMOTOR Siapkan Dua Motor Baru Isi Segmen 250 cc di IIMS 2026
-
5 City Car Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Ada Ayla hingga Mirage
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata