Suara.com - Saudara Suzuki Carry pikap identik dengan sebuah kendaraan niaga yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Mobil ini menjadi senjata utama untuk para pedagang terutama sayur berjualan di pasar.
Pasalnya, kendaraan produksi Suzuki ini memiliki bak belakang yang cukup lega. Tentunya kelebihan ini cocok dipakai untuk mengangkut sayur.
Saking populernya, Suzuki Carry pikap memiliki kembaran di negeri tetangga, Pakistan. Mobil ini memiliki bentuk yang lebih modern ketimbang Suzuki Carry pikap pada umumnya.
Dilansir dari pakwheels, saudara Suzuki Carry Pikap tersebut bernama Suzuki Ravi. Mobil ini memiliki tampilan lebih modern dengan penggunaan lampu depan yang berbentuk kotak dengan frame trapesium.
Berbeda dengan Suzuki Carry pikap ST20 yang masih menggunakan lampu bulat. Suzuki Ravi ini memiliki bak yang cukup lega dengan dimensi panjang 1.940 mm x lebar 1.320 mm x tinggi 290 mm.
Bak tersebut mampu menampung beban maksimal hingga setengah ton lebih atau lebih tepatnya di angka 600 kg.
Dari sektor dapur pacu, mobil ini dibekali mesin 3 silinder OHC dengan kapasitas 796 cc. Dengan mesin ini, saudara Suzuki carry pikap ini mampu memuntahkan tetanga higga 37 dk dengan torsi maksimal 62 Nm.
Konsumsi BBM mesin yang masih berstandar emisi Euro 2 ini berada di angka 12 km/liter untuk rute dalam kota dan 15 km/liter di rute tol.
Untuk harga, mobil ini dibanderol mulai dari 1,856 juta Pakistan Rupee atau setara Rp 102,3 juta.
Baca Juga: Selamat Tahun Baru! Ini Daftar Harga Rokok yang Resmi Naik Mulai 1 Januari 2024
Jika dibandingkan dengan Suzuki Carry yang beredar di Indonesia, harganya lebih murah dengan selisih 64 jutaan. Untuk harga SUzuki Carry pikap versi terendah dibanderol Rp 166,5 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet