Suara.com - Baterai solid-state tampaknya akan menjadi jawaban untuk membuat mobil listrik semakin andal. QuantumScape telah mengumumkan bahwa baterai mereka telah melampaui persyaratan kinerja selama pengujian oleh Volkswagen.
Prototipe ini menjalani lebih dari 1.000 siklus pengisian daya dan mempertahankan lebih dari 95% kapasitas energi aslinya.
Dikutip dari Carscoops, perusahaan mengklaim bahwa baterai mereka setara dengan kendaraan listrik yang dapat menempuh jarak lebih dari 482.803 km tanpa kehilangan jarak tempuh.
QuantumScape menargetkan 800 siklus dengan retensi energi 80%. Sel prototipe ini memiliki jumlah lapisan yang sama dan menggunakan format sel berpemilik yang sama dengan sel baterai untuk tujuan produksi pertama mereka, yang dikenal sebagai QSE-5.
QuantumScape menyatakan bahwa laboratorium PowerCo Volkswagen melakukan pengujian selama berbulan-bulan yang menunjukkan potensi kinerja baterai lithium-logam solid-state.
Baterai ini menjanjikan jarak tempuh yang lebih jauh, waktu pengisian yang lebih singkat, dan keamanan maksimum dibandingkan dengan baterai lithium-ion tradisional dan baterai generasi berikutnya yang saat ini sedang dikembangkan.
Hasilnya jauh melampaui standar industri untuk menyelesaikan 700 siklus pengisian daya dengan tetap mempertahankan 80% kapasitas baterai.
CEO PowerCo, Frank Blome, menyatakan bahwa hasil tersebut sangat menggembirakan dan menunjukkan potensi sel solid-state.
Produk akhir dari pengembangan ini dapat berupa sel baterai yang memungkinkan jarak tempuh yang jauh, pengisian daya yang cepat, dan penuaan yang minimal.
Baca Juga: Toyota Siapkan Enam Model Baru Kejar Ketertinggalan di Pasar Mobil Listrik
QuantumScape bekerja dengan tekun dengan Volkswagen Group untuk membawa baterai solid-state ke pasar sesegera mungkin sebagai bagian dari usaha patungan mereka.
Volkswagen mendukung perusahaan ini pada tahap awal. Perusahaan ini berencana untuk mulai memproduksi baterai solid-state dalam skala besar pada tahun 2025.
Berita Terkait
-
Toyota Siapkan Enam Model Baru Kejar Ketertinggalan di Pasar Mobil Listrik
-
Mobil Listrik Xiaomi Ternyata Dilengkapi Fitur Canggih Layaknya Tesla
-
Jualan di Indonesia Tahun Ini, Raja Mobil Listrik Vietnam VinFast Malah Bangun Pabrik Baterai di India
-
Menperin: Keterbatasan Baterai Jadi Alasan Subsidi Motor Listrik Belum Diminati
-
Erick Thohir Bagi-bagi Mobil Listrik ke Pejabat Teras Kementerian BUMN
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
Garansi Motor Yamaha Langsung Gugur saat Modifikasi Dua Bagian Ini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026