Suara.com - Hyundai berencana untuk menggunakan hidrogen dan kecerdasan buatan untuk membantu melindungi lingkungan dan membuat kendaraan menjadi lebih canggih.
Menurut laporan dari Carscoops, mereka baru-baru ini mengumumkan strategi 'Software-defined Everything' baru di CES, yang bertujuan untuk mengubah semua perangkat bergerak, armada, dan ekosistem menjadi aset berharga melalui perangkat lunak dan AI yang canggih.
Baru-baru ini mereka mengumumkan strategi 'Software-defined Everything' baru di CES, yang bertujuan untuk mengubah semua perangkat bergerak, armada, dan ekosistem menjadi aset berharga melalui perangkat lunak dan AI yang canggih.
Sebagai bagian dari upaya ini, perusahaan berencana untuk memperkenalkan sistem infotainment baru dengan toko aplikasi.
Hyundai menyebutkan kit pengembangan perangkat lunak yang akan memungkinkan orang untuk membuat aplikasi yang bermanfaat.
Hyundai berencana untuk mengintegrasikan model bahasanya yang besar ke dalam asisten AI dan sistem navigasi mereka, menjanjikan pengalaman pengguna yang alami dan nyaman dengan keamanan yang lebih baik.
Produsen mobil ini bertujuan untuk memisahkan perangkat keras dari perangkat lunak untuk memungkinkan pembaruan dan kemajuan independen.
Hyundai membayangkan kendaraan berevolusi menjadi 'mesin AI' yang terus belajar dengan tujuan untuk mempersonalisasi pengalaman pengguna.
Selain itu, Hyundai melihat bahan bakar hidrogen memainkan peran penting dalam peta jalan keberlanjutannya sebagai sumber energi bersih.
Baca Juga: Mobil Listrik Chery Omoda E5 Komitmen Peduli Lingkungan
Perusahaan membayangkan masa depan di mana truk, bus, mobil penumpang, pesawat terbang, kapal laut, pembangkit listrik, dan trem semuanya didukung oleh HTWO.
HTWO Hyundai bukan hanya merek sel bahan bakar hidrogen lagi, tetapi kini telah bertransisi menjadi bisnis rantai nilai hidrogen yang lengkap.
Dan bukan hanya itu, mereka juga mengembangkan kemampuan manufaktur elektroliser membran elektrolit polimer berskala megawatt untuk produksi hidrogen ramah lingkungan, yang diharapkan dapat dikomersialkan dalam beberapa tahun ke depan.
Hyundai sangat senang menjadi yang terdepan dalam produksi hidrogen yang berkelanjutan dengan tidak hanya satu, tetapi dua pendekatan inovatif: Limbah-ke-Hidrogen dan Plastik-ke-Hidrogen.
Pendekatan Waste-to-Hydrogen melibatkan fermentasi limbah organik, seperti makanan dan kotoran ternak, untuk menghasilkan biogas.
Biogas tersebut kemudian diolah untuk menangkap karbon dioksida dan menghasilkan hidrogen.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Chery Omoda E5 Komitmen Peduli Lingkungan
-
Sering Terdengar Bunyi Seperti Tikus Pada Mobil? Ini Dia Penyebabnya
-
Kenalan dengan Fitur Canggih Forward Collision Warning, Mampu Selamatkan Nyawa Pemobil
-
Avanza-Xenia Kalah Kelas, Ini Dia Mobil Andalan Shin Tae-yong
-
VinFast Bangun Pabrik EV Rp31 Triliun di India
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Mobil Jetour T2 Buatan Mana? Habis Dilalap Api usai Senggolan dengan BMW di Tol Jagorawi
-
4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak
-
Daihatsu Umumkan Ratusan Pemenang DAIFEST 2025 di IIMS 2026"
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
3 Jenis Kecelakaan yang Ditanggung Jasa Raharja, Apakah Tabrakan Tunggal Termasuk?
-
6 Harga Baterai Mobil Listrik 2026: Mulai Rp100 Juta, Mana Paling Worth It untuk Kamu?
-
Lebih Murah dari Brio Bekas tapi Performa Beringas, Ini 5 Mobil Bekas Double Cabin Bertampang Lugas
-
4 Pilihan Mobil Bekas Suzuki Tahun Muda Seharga Motor Kawasaki, Pas untuk Keluarga