Suara.com - Beberapa saat lalu, Kepolisian Republik Indonesia mengadakan diseminasi pengetahuan tertib lalu-lintas bagi para murid Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kekinian, upaya penyebaran informasi, pengetahuan, atau hasil penelitian kepada umum, dalam hal ini khususnya diberikan kepada para pelajar, sudah sampai kepada bidang pendidikan paling awal. Yaitu Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepolisian memberikan pemahaman mengenai lalu-lintas kepada murid PAUD Amari dan Taman Kanak-Kanak (TK) Hassoburia yang berkunjung ke Polsek Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (23/1/2024).
Kompol Ridha Poetra Aditya, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Barat memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman awal tentang pentingnya berlalu-lintas yang aman. Juga mengajarkan mereka memahami tugas-tugas Kepolisian.
"Kami juga ingin mengenalkan sosok Polisi yang humanis sehingga anak-anak tidak takut lagi kepada Polisi," jelas Kompol Ridha Poetra Aditya.
Kemudian, anak-anak juga dikenalkan kepada mobil patroli polisi lalu-lintas.
"Anggota Satlantas Jakarta Barat menjelaskan fungsi dan peran mobil patroli dalam menjaga keamanan masyarakat," lanjutnya.
Kemudian, para murid ini dibolehkan mendekat dan menjelajahi kendaraan operasional itu.
Kegiatan tadi menunjukkan bahwa Kepolisian bukan hanya melibatkan diri dalam tugas penegakan hukum, melainkan pendidikan dan perkembangan anak-anak.
Baca Juga: Water Hammer Mengancam Setang Piston, Bagaimana Antisipasinya?
"Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas, disiplin dan memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar," pungkas Kompol Ridha Poetra Aditya.
Berita Terkait
-
BRI Peduli Peringati Hari Anak Nasional Lewat Kegiatan Edukatif di Enam Sekolah
-
Hadapi Suhu yang Kian Panas, Anak SD Diajak Merancang Sekolah yang Lebih Sejuk
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Gagal Masuk SD Negeri? Ini Alasan Mengapa SDIT Bisa Jadi Pilihan Terbaik untuk Si Kecil
-
Investasi Kebaikan yang Tidak Bisa Dihitung dengan Gaji: Catatan Seorang Guru PAUD
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura