Taufik Aulia juga menambahkan bahwa Wahana Honda melakukan aksi penanaman hidroponik untuk penghijauan.
Berbincang soal hidroponik dan bahan pangan organik, Wahana Honda memiliki kebun sayur organik dan di antaranya ditanam dengan cara hidroponik di salah satu kawasan di Jawa Barat, di mana Suara.com ikut serta dalam acara touring dan panen.
Panenan sayur organik ini selain dibagikan kepada warga sekitar lokasi perkebunan dan menjadi proyek percontohan sekolah yang berada tidak jauh dari lokasi, juga dibawa ke Gunung Sahari untuk dibagikan kepada karyawan sendiri.
"Di mana ada ruang yang bisa kami manfaatkan untuk penghijauan, hal itu pasti kami lakukan," lanjut Taufik Aulia.
Dan salah satu bukti terbaru upaya dukungan PT Wahana Makmur Sejati dalam hal lingkungan adalah penjualan atau distribusi Honda EM1 e: atau sepeda motor listrik Honda.
Kantor pusat Wahana Honda di Jakarta Pusat pun dilengkapi stasiun penukaran dan pengisian ulang atau recharging baterai listrik motor Honda.
"Banyaknya sepeda motor listrik yang dijual tergantung principal, namun saya yakin Honda berkomitmen untuk berkontribusi terhadap lingkungan agar memiliki udara bersih; Kami sudah punya satu produk motor listrik (Honda EM1 e:), segera di tahun mendatang akan mengeluarkan berbagai produk lagi," tutup Taufik Aulia.
Berita Terkait
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
-
Kisah Zikra Annisa Raih Beasiswa Penuh Hingga Lulus Cum Laude, Komitmen STIE IGI Wujudkan Cita-Cita
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming
-
Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim