Suara.com - Penggunaan Electric Vehicle (EV) jenis motor listrik di Kepulauan Bangka Belitung atau Babel terus bertambah, baik tipe baterai swap atau swappable (sistem tukar) mau pun "home charging" (pengisian mandiri di rumah).
Dalam semangat mendorong transisi energi yang ramah lingkungan, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung melakukan kampanye penggunaan kendaraan listrik kepada masyarakat di Kota Pangkalpinang.
Dikutip dari kantor berita Antara, melalui kegiatan itu, masyarakat diharapkan dapat mengetahui dan mau berpindah menggunakan kendaraan listrik sehingga mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil karena kendaraan listrik merupakan gaya hidup masa depan yang lebih modern, mudah, nyaman, hemat, dan ramah lingkungan.
"Kegiatan ini kami laksanakan melalui perjalanan menggunakan kendaraan listrik sejauh 12 km keliling Kota Pangkalpinang. Kami juga menggandeng komunitas motor listrik (molis)," jelas Mohammad Munief Budiman, General Manager PLN UIW Babel di Pangkalpinang, Rabu (28/2/2024).
"Dengan pertumbuhan populasi kendaraan bermotor dan permintaan BBM yang terus meningkat, langkah-langkah untuk mengurangi emisi menjadi semakin mendesak sehingga kita harus mencari energi alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara dan mendukung program "Net Zero Emmision 2060" karena energi hijau akan menjadi penggerak kendaraan masa depan Indonesia," lanjutnya.
Ia menambahkan soal kalkulasi antara mobil BBM jenis RON92 dengan mobil listrik.
Mobil BBM menghabiskan satu liter bahan bakar atau sebesar Rp 13.000 untuk menempuh jarak 10 km, sedangkan dengan mobil listrik jarak tempuh yang sama hanya menghabiskan daya listrik 1,5 kWh atau sebesar Rp 5.500.
Selain itu, di Indonesia pajak kendaraan untuk motor atau pun mobil listrik jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan BBM, sehingga penggunaan kendaraan listrik lebih hemat.
Selain hemat dari segi operasional, kendaraan listrik juga dapat mengurangi emisi karbon. Sebagai gambaran per 10 km jarak tempuh jika menggunakan BBM emisi yang dihasilkan 2,4 kgCO2 sedangkan kendaraan listrik emisi yang dihasilkan 0,8 kgCO2.
Baca Juga: Sepeda Motor Listrik Tanpa Suara, Ini Tips Agar Lebih Aman Saat Menggebernya
Berita Terkait
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Gardu Induk Gandul Bermasalah, Listrik di Jakarta Hingga Tangerang Sempat Gelap Gulita
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi