Suara.com - Di kalangan masyarakat pengguna kendaraan saat ini, ada golongan orang yang super hati-hati dalam merawat mobilnya, khususnya dalam hal ganti oli.
Tak sedikit yang tetap ganti oli dalam jangka waktu tertentu, enam bulan misalnya, meski jarak yang sudah ditempuh ketika menggunakan oli tersebut masih sedikit.
Ada anggapan bahwa selain jarak tempuh, durasi penggunaan oli juga berpengaruh pada mutu pelumasannya. Benarkah demikian?
Analis oli di Blackstone Laboratories telah menguji oli bekas dari berbagai sumber dan menyimpulkan bahwa jumlah jarak tempuh-lah yang menjadi merupakan faktor yang paling penting.
Episode podcast 'Slick Talk: Didukung oleh Blackstone Laboratories', seperti dilansir dari The Drive, menguraikan hasil dari beberapa pengujian.
Pembawa acara Joe Adams menceritakan bahwa ia menghubungi produser Mobil 1 0W40 setelah menarik sebuah botol yang masih setengah penuh dari rak.
Botol tersebut ternyata sudah berusia hampir 14 tahun. Mobil 1 mengklaim bahwa karena usianya yang sudah tua, oli tersebut sudah rusak dan tidak dapat memberikan perlindungan mesin yang memadai.
Namun, ketika diminta untuk menjelaskan bagaimana hal ini bisa terjadi, Mobil 1 tidak memberikan jawaban yang jelas.
Oleh karena itu, Blackstone melakukan serangkaian pengujian terhadap oli tersebut untuk mengetahui sifat-sifatnya.
Baca Juga: Produksi Mobil Jepang Anjlok, Ada Apa Gerangan?
Blackstone menganalisis berbagai karakteristik oli, termasuk aditif, kandungan air, titik nyala, viskositas, zat-zat yang tidak dapat larut, serta kemampuannya untuk menetralkan asam dan basa yang berbahaya.
Meskipun minyak tersebut diproduksi pada bulan September 2010 dan telah disimpan setengah penuh untuk jangka waktu yang tidak diketahui, minyak tersebut teruji secara memuaskan.
Hal ini menyebabkan beberapa pengujian lanjutan terhadap oli lama lainnya dari sumber yang berbeda untuk menentukan keadaan yang menyebabkan kerusakan oli. Hasilnya jelas.
Blackstone secara konsisten menemukan bahwa oli dengan jarak tempuh rendah dari beberapa mesin, termasuk Ford F-150 tahun 2020 dengan Ecoboost 3,5 liter yang telah diisi selama enam bulan, dan mesin yang telah terisi selama lebih dari lima tahun, masih sesuai spesifikasi optimal untuk pelumasan mesin.
Bahkan oli berusia 10 tahun dari Porsche 993 tahun 1995 yang hanya menempuh jarak 776 mil sejak penggantian terakhirnya terukur bagus, kecuali untuk beberapa tes yang menunjukkan kandungan besi atau silikon yang lebih tinggi, yang dapat mengindikasikan keausan.
Jadi, aman untuk disimpulkan bahwa patokan paling pas untuk ganti oli adalah jarak tempuhnya yang sudah tinggi. Untuk oli lawas dengan jarak tempuh rendah, relatif lebih aman dengan catatan bahwa mobil sering dipanasi agar sirkulasi pelumas tetap terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123