Suara.com - Agar suka cita menyambut Lebaran di kampung halaman makin seru, para pengguna sepeda motor biasanya membawa kendaraannya pulang kampung. Beberapa tahun terakhir, kegiatan ini diakomodasi dalam berbagai cara dengan pelaksanaan kurang lebih sama.
Yaitu menggunakan moda transportasi besar bagi pemudik, sedangkan kendaraannya diangkut dengan sarana angkut besar, seperti truk dan kereta api.
Dikutip dari kantor berita Antara, menyambut Libur Lebaran 2024, KAI Daop 2 Bandung menyatakan dibuka program angkutan motor gratis (motis) Lebaran 2024 dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan membuka pendaftaran sampai 18 April 2024.
"DJKA Kemenhub akan mengintegrasikan angkutan motis dengan pelayanan KA Public Service Obligation (PSO). Kami membuka pendaftaran sejak 4 Maret 2024 sampai 18 April 2024," jelas Ayep Hanapi, Manajer Humas Daop 2 Bandung mengatakan angkutan mudik motis akan diberangkatkan pada 2-8 April 2024, sedangkan angkutan balik dilaksanakan pada 13-19 April 2024.
Disebutkan bahwa angkutan motis ini akan melayani tiga lintas pelayanan, yaitu lintas Utara, Tengah dan Selatan.
Ada satu stasiun di Daop 2 Bandung yang melayani KA motis, yaitu Stasiun Kiaracondong yang menjadi lokasi angkutan motis lintas selatan dengan relasi Kampung Bandan - Kiaracondong - Madiun PP.
"Masyarakat dapat menikmati layanan tarif mudik motis dengan membayar Rp 10.000 sampai Rp 20.000, tergantung tujuan pemudik. Tujuannya pelayanan kepada pemudik yang ingin membawa motornya ke kampung halaman," jelas Ayep Hanapi.
Ia menyatakan program ini sebagai langkah untuk meningkatkan keselamatan pemudik serta mengurangi kemacetan saat mudik di jalan raya.
"Dengan menggunakan kereta api untuk angkutan penumpang maupun barang, kemacetan di jalan raya dapat dikurangi serta meningkatkan keselamatan para pemudik pada masa angkutan mudik Lebaran 2024 ini," lanjut Ayep Hanapi.
Baca Juga: Driver Debut Ini Dapat Pujian di F1 GP Arab Saudi, Lewis Hamilton Menariknya Keluar Cockpit
Berikut syarat mengikuti motis atau motor gratis:
- KTP, SIM yang berlaku, Kartu Keluarga, STNK
- Kapasitas mesin sepeda motor kurang dari 200 CC; standar dan tidak modifikasi
- Satu motor dapat difasilitasi pembelian dua tiket penumpang dewasa + anak usia di bawah tiga tahun
- Mendaftar melalui mudikgratis.dephub.go.id yang dilanjutkan dengan verifikasi langsung di stasiun yang ditunjuk. Pendaftaran juga dapat dilakukan di posko pendaftaran yang ditunjuk
- Mendaftar dengan menyampaikan e-mail aktif.
- Pembelian tiket kereta untuk peserta motis adalah sesuai dengan nama peserta motis yang terdaftar
- Penumpang kedua tercantum dalam kartu keluarga peserta yang terdaftar
- Tiket yang telah dibeli tidak dapat dibatalkan, diubah jadwal, dan perubahan nama penumpang
- Bagi peserta yang hanya mendaftarkan sepeda motor, diwajibkan memiliki/menunjukkan bukti mudik moda transportasi lainnya
- Sepeda motor diserahkan H-1 atau satu hari sebelum tanggal keberangkatan sepeda motor
- Pada saat penyerahan sepeda motor, peserta wajib menunjukkan KTP asli pendaftar dan bukti pendaftaran
- Sepeda motor yang masuk di stasiun penyerahan mau pun yang keluar di stasiun tujuan, akan dikenakan biaya parkir oleh pengelola parkir resmi stasiun
- Tidak diperkenankan menitipkan helm dan kaca spion
- BBM wajib untuk dikosongkan pada saat penyerahan
- Kode booking tiket KA akan diberikan pada saat penyerahan sepeda motor
- Peserta dilarang memberikan tip bagi petugas motis 2024
- Para peserta wajib tunduk pada peraturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Mau ke Garut? Ini 4 Tips Naik Kereta Lokal yang Jarang Diketahui Penumpang
-
Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia
-
Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular