Suara.com - Para pecinta MotoGP di India, ada kabar yang kurang mengenakan. Balapan MotoGP India yang dijadwalkan berlangsung pada 19-22 September 2024 mendatang kemungkinan besar akan dibatalkan.
Menurut laporan Visordown, pembatalan ini disebabkan oleh masalah pembayaran dari promotor lokal, Fairview Sports, kepada berbagai vendor, termasuk Dorna Sports, selaku pemegang hak komersial MotoGP.
Meski India batal menggelar balapan, jumlah seri balapan MotoGP musim 2024 tidak akan berkurang. MotoGP Kazakhstan yang sebelumnya ditunda akibat banjir di Asia Tengah, akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan India. Balapan di Kazakhstan tetap akan digelar pada tanggal 19-22 September 2024.
Musim Balap yang Padat
Pembatalan MotoGP India membuat kalender balap musim 2024 kembali menyusut menjadi 20 seri. Sebelumnya, balapan di Argentina terpaksa dibatalkan karena masalah ekonomi, sehingga kalender menjadi 21 seri.
India merupakan pasar yang sangat penting bagi MotoGP. Negara ini tercatat sebagai pasar motor terbesar di dunia. Selain itu, India beserta negara-negara di Asia Selatan dikenal sebagai kawasan dengan minat terhadap motor yang sangat tinggi.
Debut manis MotoGP di India pada tahun lalu meninggalkan kesan positif. Sirkuit Buddh International Circuit, dengan layout yang berliku dan mengalir, disukai para pembalap.
Pembatalan MotoGP India tentunya mengecewakan para penggemar di sana. Namun, kehadiran seri balapan MotoGP Kazakhstan sebagai pengganti bisa sedikit mengobati kekecewaan tersebut
Baca Juga: Battle dengan Pecco, Marquez: Kalau Nggak Nyerang, Mereka yang Nyerang Kamu
Berita Terkait
-
Battle dengan Pecco, Marquez: Kalau Nggak Nyerang, Mereka yang Nyerang Kamu
-
Penyebab Pecco DNF di MotoGP Le Mans, Tardozzi: Elektroniknya Tak Bermasalah
-
Adem Lihatnya! Momen Salaman Para Penghuni Podium MotoGP Le Mans 2024
-
MotoGP Prancis 2024 Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Sepanjang Masa, Hampir Tembus 300 Ribu Penonton
-
4 Film Action India yang Dibintangi Manoj Bajpayee, Terbaru Ada Bhaiyya Ji
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line