Suara.com - Para pecinta otomotif, ada berita menarik bagi penggemar mesin pembakaran internal (internal combustion engine - ICE).
Dua raksasa otomotif, Geely dan Renault, resmi membentuk perusahaan patungan bernama Horse Powertrain Limited.
Ini menandakan komitmen mereka terhadap masa depan teknologi ICE di tengah tren elektrifikasi yang sedang gencar.
Dilansir dari Carscoops, perusahaan yang berkantor pusat di London ini akan dimiliki bersama dengan skema kepemilikan 50:50.
Menariknya, Horse Powertrain Limited menargetkan produksi hingga 5 juta mesin per tahun! Angka tersebut tentunya menjanjikan potensi besar dalam menjaga eksistensi mesin ICE di masa mendatang.
Kenapa Geely dan Renault memilih berkolaborasi? Alasannya, kedua pabrikan ini percaya bahwa teknologi hybrid dan ICE masih akan memegang peranan penting dalam dekarbonisasi dunia.
Faktanya, prediksi mereka menyebutkan lebih dari separuh kendaraan yang diproduksi pada tahun 2040 mendatang masih akan menggunakan mesin bakar.
Lebih lanjut, Horse Powertrain Limited tidak hanya fokus pada produksi mesin ICE konvensional. Mereka juga akan merancang, mengembangkan, dan menjual berbagai solusi dan sistem powertrain hybrid, termasuk mesin, transmisi, sistem hybrid, dan baterai.
Tak ketinggalan, perusahaan ini turut diberi mandat untuk mengembangkan teknologi masa depan, termasuk penggunaan bahan bakar hijau seperti metanol, etanol, dan hidrogen.
Baca Juga: Daftar Lengkap 22 Mobil Honda Terkena Skandal Emisi, Apakah Kendaraan Anda Termasuk?
"Ini adalah langkah penting untuk menghadapi tantangan terbesar industri otomotif: dekarbonisasi transportasi darat," ungkap Luca de Meo, CEO Renault.
"Bermitra dengan perusahaan terkemuka seperti Geely untuk menciptakan pemain baru dengan kemampuan dan keahlian mengembangkan mesin pembakaran internal dengan emisi ultra-rendah dan teknologi hybrid hemat energi adalah kunci untuk masa depan."
Kolaborasi ini tentunya akan menguntungkan banyak pihak. Nantinya, Horse Powertrain Limited akan memasok produk mereka ke berbagai merek mobil, termasuk Renault, Geely, Volvo, Proton, Nissan, dan Mitsubishi.
Dengan 17 pabrik yang tersebar di seluruh dunia, 5 pusat penelitian dan pengembangan, serta 15.000 karyawan, potensi Horse Powertrain Limited untuk menjadi pemimpin global di industri powertrain sangatlah besar.
Diperkirakan, pendapatan tahunan mereka bisa mencapai €15 miliar (sekitar Rp 260 triliun)
"Agar industri otomotif dapat mencapai emisi nol bersih dalam beberapa dekade mendatang, sinergi global, berbagai teknologi, dan berbagi keahlian sangatlah penting," tambah Eric Li, chairman Geely. "Itulah mengapa kami senang bahwa kemitraan kami dengan Renault Group mencapai realisasi komersial hari ini."
Dengan adanya Horse Powertrain Limited, harapan untuk mesin ICE yang lebih ramah lingkungan dan efisien pun semakin cerah. Ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan transportasi yang lebih berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap 22 Mobil Honda Terkena Skandal Emisi, Apakah Kendaraan Anda Termasuk?
-
Anya Geraldine Bisa Lihat Aura Maskulin Pria Hanya dengan Amati Cara Menyetir Mobil, Kok Bisa?
-
Mobil Anda Ndut-ndutan saat Deselerasi? Ini 8 Penyebabnya
-
Bukan Hanya Mobil Honda dan Mazda, Skandal Uji Emisi Juga Menyeret Nama Besar Yamaha
-
Kenapa Terkadang Kecelakaan Mobil Bisa Diikuti dengan Kebakaran Kendaraan?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!