Suara.com - Dunia otomotif kembali dikejutkan dengan berita skandal. Setelah kasus manipulasi data keamanan pada Daihatsu, kini giliran Honda yang terseret skandal pemalsuan uji emisi khususnya sektor kebisingan.
Kementerian Transportasi dan Pariwisata Jepang (MLIT) melakukan investigasi pada beberapa produsen mobil Jepang sejak 2014. Hasilnya, terungkap praktik kecurangan yang dilakukan Honda dalam proses mendapatkan sertifikasi emisi untuk 22 mobil di bawah bendera mereka.
Dilansir dari Carscoops, akibat skandal ini, penjualan dan produksi untuk semua model terdampak dihentikan sementara. Meski begitu, Honda menjamin bahwa kendaraan yang sudah terlanjur beredar tetap aman dikendarai karena telah lolos uji keamanan.
Model Honda yang Terdampak Skandal
- Inspire
- Fit
- Fit Shuttle
- Shuttle
- CR-Z
- Acty
- Vamos
- Stepwgn
- Legend
- Accord
- Insight
- Exclusive
- CR-V
- Freed
- N-Box
- N-One
- Odyssey
- N-Wgn
- Vezel
- Grace
- S660
- Jade
- NSX.
Apa yang Dilakukan Honda dan MLIT?
Honda menghentikan sementara proses produksi, penjualan, dan pengiriman untuk model-model terdampak. Selain itu Honda menjamin kendaraan yang sudah beredar telah lolos uji keamanan dan tetap aman dikendarai.
Di lain pihak, MLIT akan melakukan investigasi di pabrik Honda untuk memastikan kepatuhan dengan regulasi. Honda pun kemudian akan memberikan informasi dan bantuan kepada pemilik mobil terdampak.
Skandal ini tentu mencoreng kepercayaan konsumen terhadap Honda. Pabrikan yang selama ini dikenal dengan mobil irit bahan bakar dan ramah lingkungan kini dipertanyakan integritasnya.
Dunia berharap investigasi ini bisa berjalan transparan dan Honda menerima sanksi yang setimpal. Lebih penting lagi, Honda perlu membangun kembali kepercayaan konsumen dengan mengedepankan transparansi dan kejujuran dalam proses produksi.
Baca Juga: Anya Geraldine Bisa Lihat Aura Maskulin Pria Hanya dengan Amati Cara Menyetir Mobil, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
Anya Geraldine Bisa Lihat Aura Maskulin Pria Hanya dengan Amati Cara Menyetir Mobil, Kok Bisa?
-
Mobil Anda Ndut-ndutan saat Deselerasi? Ini 8 Penyebabnya
-
Pengiriman Dihentikan Sementara, Motor Yamaha Jenis Apa yang Kena Skandal Pengujian di Jepang?
-
Konsumen Keluhkan Inden Honda Stylo 160, AHM Minta Maaf...
-
Bukan Hanya Mobil Honda dan Mazda, Skandal Uji Emisi Juga Menyeret Nama Besar Yamaha
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar