Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan bahwa model yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak dengan skandal uji keselamatan yang terjadi di Jepang.
Disampaikan Antonius Widiantoro selaku Asst. GM Marketing Public Relation PT YIMM, skandal yang teejadi di Jepang memang hanya berdampak pada model-model yang dipasarkan di negara tersebut.
"Tidak ada terdampak untuk model Indonesia. Jadi memang itu kejadiannya terkait sertifikasi dan itu tidak ada terdampak untuk model yang dipasarkan di luar Jepang," ujar Antonius, di Bali, Minggu (9/6/2024).
Secara garis besar, tambah Anton, kejadian yang terjadi di Jepang memang benar. Tapi memang itu untuk market Jepang saja.
"Jadi memang di prinsipal juga sudah dijelaskan. Tidak berdampak untuk model di luar Jepang, termasuk Indonesia," tegas Anton.
Sebelumnya serangkaian skandal kualitas yang menerpa produsen otomotif Jepang menyeret sejumlah nama pabrikan besar, seperti Toyota, Honda, Mazda, Suzuki, dan Yamaha.
Sejumlah pabrikan yang disebutkan namanya tersebut terbukti melakukan praktik curang dalam uji emisi.
Menurut laporan Kyodo News, Kementerian Transportasi dan Pariwisata Jepang (MLIT) memerintahkan investigasi setelah serangkaian skandal ditemukan di tubuh grup Toyota.
Hasilnya, terbongkar bahwa kelima pabrikan tersebut melakukan kecurangan dalam proses mendapatkan sertifikasi emisi untuk berbagai kendaraan mereka.
Baca Juga: Yamaha MX King Dapat Penantang dari China, Desainnnya Sporty Abis
Berita Terkait
-
Balasan 'Tersembunyi' Yamaha dan Honda di Media Sosial, Efek Peluncuran Honda BeAT?
-
Yamaha Lexi di Vietnam Punya Warna Kece, Cocok Jadi Opsi Modifikasi Nih
-
Honda Indonesia Bungkam Soal Skandal Uji Keselamatan CR-V
-
Inikah Motor Baru Yamaha yang Gunakan Mesin Turbo? Terciduk Telah Diuji Di Jalanan
-
Giliran Kantor Suzuki Digerebek dalam Skandal Manipulasi Hasil Uji Keselamatan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123