Suara.com - Hyundai Creta EV tampaknya akan meluncur tak lama lagi, karena muncul bocoran yang menyebutkan bahwa mobil listrik tersebut sedang diuji coba, akan segera memasuki produksi akhir tahun ini, setidaknya untuk pasar India.
Penampakan dari mobil tersebut diungkap oleh Motorbeam, dengan penampakan model yang masih dibungkus dengan material kamuflase yang tebal.
Diketahui bahwa elemen desain Creta EV serupa dengan versi bensin (ICE) dari Creta. Namun, ada beberapa perubahan untuk membedakan kedua produk ini.
Creta EV diperkirakan akan memiliki desain gril yang unik, bumper yang direvisi, serta velg baru yang lebih aerodinamis. Reduksi hambatan udara akan membantu mobil listrik ini menawarkan jangkauan yang lebih baik.
Hyundai diam-diam menghentikan penjualan Kona Electric di India baru-baru ini dengan menghapus produk tersebut dari situs web resmi mereka.
Saat ini, satu-satunya mobil listrik Hyundai yang dijual di India adalah IONIQ 5. Pabrikan mobil asal Korea Selatan ini memberi jalan bagi Hyundai Creta EV dengan menghentikan Kona.
Mekanikal Hyundai Creta EV akan berbagi komponen dengan generasi terbaru Kona EV yang dijual di pasar internasional.
Mobil ini akan menggunakan motor depan yang menghasilkan sekitar 138 HP dan torsi 255 Nm, didukung oleh baterai 45 kWh.
Kapasitas baterai ini sedikit lebih kecil daripada MG ZS EV (50,3 kWh) dan Maruti eVX (48-60 kWh). Creta EV juga akan memiliki port pengisian depan.
Baca Juga: Rekomendasi Tekanan Angin Ban Mobil: City Car Jangan Disamakan dengan SUV
Berita Terkait
-
Rekomendasi Tekanan Angin Ban Mobil: City Car Jangan Disamakan dengan SUV
-
Jangan Heran, Ternyata Ini yang Membuat Harga Mobil Listrik China Bisa Murah
-
Jarang Diajarkan: Begini 8 Etika Parkir Mobil yang Benar
-
Susul AS dan Eropa, Giliran Kanada yang Pasang Tarif Tinggi untuk Mobil Listrik China
-
Daftar Mobil Listrik di Bawah Rp 500 Juta, Mana yang Layak Jadi Pilihan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim