Suara.com - Kanada, negara yang terkenal dengan keindahan alamnya, kini juga berada di garis depan dalam menghadapi tantangan industri otomotif global. Seperti yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, Kanada juga mempertimbangkan penerapan tarif tinggi untuk mobil listrik buatan China. Apa yang mendorong langkah ini, dan apa dampaknya bagi industri otomotif dan pekerjaan di negeri daun maple?
Pada bulan Mei, pemerintahan Biden mengumumkan bahwa tarif untuk mobil listrik buatan China akan meningkat hingga 100%. Tak lama setelah itu, Uni Eropa juga mengungkapkan rencana untuk menaikkan tarif mobil listrik China hingga 38,1% di atas tarif 10% yang sudah ada. Kini, giliran Kanada yang mempertimbangkan langkah serupa.
Ontario, salah satu provinsi di Kanada, telah memperingatkan Perdana Menteri Justin Trudeau tentang risiko pekerjaan di Ontario dan seluruh Kanada jika tidak segera bertindak. Namun, Trudeau mengakui bahwa langkah ini harus diambil dengan hati-hati, mengingat potensi balasan dari China.
Jumlah mobil listrik buatan China yang dijual di Kanada semakin meningkat. Pada tahun 2022, nilai penjualan mobil listrik ini mencapai CA$2,2 miliar (sekitar $1,6 miliar), melonjak tajam dari kurang dari CA$100 juta (sekitar $73 juta) pada tahun sebelumnya. Kontributor utama dari peningkatan ini adalah Tesla, yang semakin banyak menjual mobil listrik buatannya yang diproduksi di China.
Namun, menurut sumber dari Carscoops, Tesla bukanlah perhatian utama Kanada. Fokus sebenarnya adalah kebijakan China yang sengaja menciptakan kapasitas produksi berlebih (overcapacity). Perlindungan terhadap pekerjaan, industri manufaktur, dan hubungan perdagangan bebas menjadi prioritas bagi Kanada.
Kelompok otomotif di Kanada mendesak pemerintah Trudeau untuk memberlakukan tarif. Mereka berpendapat bahwa Kanada tidak boleh berseberangan dengan AS dalam hal ini, terutama karena perjanjian perdagangan bebas antara AS, Meksiko, dan Kanada sedang direvisi.
Trudeau menyatakan, "Kami akan mempertimbangkan dengan sangat hati-hati langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan bahwa industri otomotif Kanada dan konsumen Kanada didukung dengan baik dalam beberapa tahun ke depan."
Berita Terkait
-
Daftar Mobil Listrik di Bawah Rp 500 Juta, Mana yang Layak Jadi Pilihan
-
Potret Tunggangan Brisia Jodie yang Jarang Mampir ke SPBU, Warnanya Out of The Box
-
Toyota Pilih Kembangkan Mesin Pembakaran Baru Ketimbang Mobil Listrik
-
Hyundai Rilis Santa Fe Hybrid di Singapura, Kehadiran di Indonesia Semakin Dekat?
-
Mobil Listrik Terbaru dari Xiaomi Mulai Tertangkap Lakukan Uji Jalan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar