Suara.com - Aion Indonesia dan PT PLN (Persero) pada Jumat (5/6/2024) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan dan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jakarta.
Kerjasama ini melibatkan AION Indonesia dan 27 mitra badan usaha lainnya yang menandakan keseriusan seluruh pihak dan mengambil bagian dari komitmen mendukung transformasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“PT PLN akan terus berupaya menghadirkan SPKLU dan SPBKLU di seluruh Indonesia guna meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik serta sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung agenda pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik nasional," Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo.
Aion Indonesia berkomitmen untuk menyukseskan transformasi energi nasional dengan menghadirkan solusi berkendara yang ramah lingkungan, berteknologi tinggi, cerdas, dan termutakhir.
Salah satu inisiatifnya adalah peluncuran AION Y Plus di Indonesia pada Juni lalu. Langkah ini menunjukkan kontribusi AION Indonesia dalam mendukung visi keberlanjutan pemerintah dan peran kunci mereka dalam upaya bersama mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
"Hadirnya AION Y Plus serta penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata keseriusan AION Indonesia dalam menyukseskan agenda Nol Emisi Karbon pemerintah Indonesia pada 2060," kata CEO AION Indonesia, Andry Ciu.
Aion juga akan menyediakan fasilitas pemasangan wall-charger secara gratis bagi seluruh pengguna AION Y Plus. Ini merupakan upaya menghadirkan solusi untuk para konsumen, guna mengurangi kekhawatiran dalam berkendara.
Berita Terkait
-
Masifkan Infrastruktur EV, PLN Gandeng 28 Mitra Badan Usaha Kembangkan SPKLU, SPBKLU dan Home Charging
-
GAC Aion Berambisi Luncurkan 3 Mobil per Tahun di Indonesia
-
GAC Aion Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia, Siap Produksi Akhir Tahun
-
GAC Aion Buka Peluang Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia
-
Aplikasi PLN Mobile Sediakan Marketplace, Saatnya Jajal EV di Bali
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Prabowo Sebut PDIP Sehati, Hasto Ungkap Titah Megawati: Kader Pantang Jadi Buzzer Penyerang
-
Drama Teach You a Lesson, Aksi Agen BPHP dalam Menumpas Kejahatan Remaja
-
Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Ajang Jember Fashion Carnaval 2026
-
Bentrok PSHT vs Ormas Maluku Satu Rasa di Surabaya, 3 Orang Terluka
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
5 Rekomendasi Lipstik Matte yang Tidak Membuat Bibir Kering Sesuai Review Pengguna
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen