Suara.com - Mitos seputar perawatan mobil seringkali menjadi perdebatan oleh masyarakat. Salah satunya adalah memanasi mesin setiap pagi.
Pakar Otomotif dari Universitas Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengungkap sebanyak enam mitos seputar perawatan mobil yang masih sering dilakukan oleh beberapa pemilik mobil di Indonesia.
“Beberapa mitos seputar perawatan mobil masih banyak dipercayai dan dilakukan oleh pemilik mobil di Indonesia,” kata dia dikutip dari ANTARA pada Sabtu (6/7/2024).
Mitos pertama yang paling sering dilakukan kebanyakan orang, menurut Yannes, adalah anggapan bahwa memanaskan mesin mobil dalam waktu lama setiap pagi dapat memperpanjang usia mesin.
Padahal, teknologi mesin modern tidak memerlukan pemanasan yang lama. Faktanya, mobil modern hanya membutuhkan waktu pemanasan mobil yang optimal selama 30 detik hingga satu menit. Ini cukup untuk memastikan oli bersirkulasi ke seluruh bagian mesin.
Sementara untuk mobil dengan usia tua, sekitar pabrikan tahun 1990-an, perlu dipanaskan dengan waktu yang lebih lama, sekitar tiga hingga lima menit karena mesin yang belum seefisien mobil modern.
“Mitos lainnya adalah bahwa mengganti oli harus selalu dilakukan setiap 5.000 kilometer, sementara faktanya, beberapa jenis oli modern bisa bertahan lebih lama,” ujar Yannes.
Selain itu, Yannes mengungkap mitos soal pengisian udara ban mobil, atau biasa disebut “isi angin.”
Mitos tersebut mempercayai bahwa nitrogen secara signifikan lebih baik daripada pengisian udara biasa, meskipun faktanya, perbedaan yang dihasilkan tidak terlalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Mobil Mesin Bensin Batal Punah? Eropa Berpikir Ulang Larangan 2035
Lebih lanjut, ada pula mitos yang menyatakan bahwa semua produk purnajual atau aftermarket, seperti filter udara atau knalpot, selalu lebih murah untuk mutu yang setara dengan suku cadang asli juga perlu untuk ditinggalkan, kata Yannes.
Kenyataannya, kualitas produk purnajual sangat bervariasi, dan tidak semua produk memiliki standar yang sama dengan suku cadang asli dari pabrikan. Beberapa produk purnajual mungkin menawarkan harga yang lebih murah, tetapi sering kali mengorbankan kualitas, ketahanan, dan kinerja.
Suku cadang asli biasanya dirancang khusus untuk kendaraan tertentu dan telah melewati pengujian yang ketat untuk memastikan kompatibilitas dan keandalannya.
“Ada keyakinan bahwa menggunakan produk pembersih bahan bakar secara rutin akan selalu membersihkan mesin dan meningkatkan performa. Namun, penggunaan yang berlebihan bisa merusak komponen mesin. Sebaiknya ikuti rekomendasi pabrikan untuk pemeliharaan,” jelas Yannes.
Mitos terakhir, beberapa pemilik mobil percaya bahwa oli transmisi tidak perlu diganti. Padahal, Yannes mengungkap bahwa mengganti oli transmisi secara berkala sangat penting untuk menjaga kinerja dan umur panjang transmisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia