Suara.com - Musim hujan kerap menghadirkan rintangan bagi pengendara, salah satunya genangan air di jalanan. Bagi pengendara mobil matic, menerjang genangan air dalam bisa menjadi malapetaka. Mengapa?
Ada beberapa hal yang membuat mobil matic 'diharamkan" untuk menerjang genangan air. Mari simak bahaya tersembunyi di balik genangan air bagi mobil matic dilansir dari berbagai sumber:
1. Ancaman bagi Sistem Transmisi
Sistem transmisi matic ibarat jantung mobil. Genangan air yang dalam bagaikan racun yang dapat merusak komponen-komponen vital seperti kopling dan torque converter. Akibatnya, kerusakan serius dan biaya perbaikan mahal pun tak terelakkan.
2. Sistem Kelistrikan Berpotensi Terendam
Mobil modern penuh dengan komponen elektronik yang rentan terhadap air. Genangan air dapat menenggelamkan sensor, kabel, dan komputer-komputer vital, menyebabkan gangguan fungsi, kerusakan permanen, bahkan mogok di tengah jalan.
3. Potensi Kerusakan Mesin
Menerjang genangan air dengan kecepatan tinggi berisiko air masuk ke ruang bakar melalui sistem intake. Hal ini dapat merusak busi, sistem pembakaran, dan memicu berbagai masalah mesin, mulai dari penurunan performa hingga kerusakan parah.
4. Dampak Negatif pada Kesehatan Mesin
Baca Juga: Sepi Pelanggan, Produksi Mobil Listrik Porsche Taycan Dipangkas
Air yang bercampur dengan oli mesin dapat merusak pelumasan, mempercepat keausan, dan menurunkan performa mesin secara keseluruhan. Memperbaiki kerusakan ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Hindari Risiko, Utamakan Keselamatan
Menjaga kesehatan mobil matic berarti menjauhkannya dari genangan air yang dalam. Carilah jalur alternatif atau tunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan. Ingat, pencegahan selalu lebih murah dan aman daripada mengobati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung