Suara.com - Kualitas udara di Jakarta pada Selasa pagi 16 Juli 2024 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dan Jakarta menduduki peringkat keenam sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Menurut situs pemantau kualitas udara IQAir, kualitas udara di DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan angka 137 mengacu kepada penilaian PM2,5 dengan nilai konsentrasi 50 mikrogram per meter kubik.
Adapun kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, yakni kualitas udaranya bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.
Situs itu juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu bagi masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan. Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.
Lebih lanjut dari data yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia urutan pertama Kinshasa (Kongo) di angka 174, urutan kedua Dubai (Uni Emirat Arab) di angka 171, urutan ketiga Lahore (Pakistan) di angka 170 dan urutan keempat ada Delhi (India) di angka 152.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 593 Tahun 2023 tentang Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran Udara sebagai kebijakan untuk mempercepat penanganan polusi udara.
Ruang lingkup satgas pengendalian pencemaran udara ini diantaranya menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Pencemaran Udara di Provinsi DKI Jakarta, mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri dan memantau secara berkala kondisi kualitas udara hingga dampak kesehatan dari polusi udara.
Lalu, melaksanakan pencegahan sumber pencemar, baik dari sumber bergerak maupun sumber tidak bergerak, termasuk sumber gangguan serta penanggulangan keadaan darurat.
Kemudian menerapkan wajib uji emisi kendaraan bermotor, melakukan peremajaan angkutan umum dan pengembangan transportasi ramah lingkungan untuk transportasi umum dan pemerintah.
Baca Juga: Prediksi Analis: Pabrikan Mobil Listrik China akan Berguguran, Adu Murah Jadi Sebab
Selanjutnya bertugas meningkatkan ruang terbuka, bangunan hijau dan menggiatkan gerakan penanaman pohon serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam perbaikan kualitas udara.
Selain itu melaksanakan pengawasan ketaatan perizinan yang berdampak terhadap pencemaran udara dan penindakan terhadap pelanggaran pencemaran udara.
Pemprov DKI Jakarta juga akan terus melakukan evaluasi dan mengkaji berbagai kebijakan yang sudah dilakukan agar tepat sasaran dan mampu secara efektif mengatasi permasalahan pencemaran udara.
Tips Berkendara Saat Kualitas Udara Buruk
Berkendara saat kualitas udara buruk memerlukan perhatian khusus untuk melindungi kesehatan dan keselamatan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diikuti:
1.Periksa Kualitas Udara
Selalu cek indeks kualitas udara (AQI) sebelum berangkat. Gunakan aplikasi atau situs web yang menyediakan informasi terkini tentang kualitas udara.
2.Gunakan Masker
Pakailah masker N95 atau KN95 yang efektif menyaring partikel halus (PM2.5). Masker medis biasa mungkin tidak cukup efektif.
3.Tutup Jendela dan Ventilasi
Pastikan jendela mobil selalu tertutup untuk mencegah masuknya udara kotor.
Gunakan mode sirkulasi udara dalam (recirculate) pada AC mobil agar udara dari luar tidak masuk.
4.Ganti Filter AC
Pastikan filter AC mobil dalam kondisi bersih dan sesuai standar. Ganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrik.
5.Kurangi Waktu di Jalan
Jika memungkinkan, hindari bepergian pada jam-jam sibuk atau saat kualitas udara sangat buruk.
Gunakan rute yang lebih cepat atau lebih sedikit lalu lintas untuk mengurangi waktu terpapar polusi.
6.Jaga Jarak dengan Kendaraan Lain
Jaga jarak aman dari kendaraan lain, terutama truk dan bus yang sering mengeluarkan lebih banyak polusi.
7.Periksa Kendaraan Secara Berkala
Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan emisi gas buang sesuai dengan standar. Periksa mesin dan knalpot secara berkala.
8.Minum Air yang Cukup
Tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup. Dehidrasi bisa memperburuk efek polusi pada tubuh.
9.Pertimbangkan Transportasi Alternatif
Jika kualitas udara sangat buruk, pertimbangkan untuk menggunakan transportasi umum atau layanan ride-sharing yang lebih aman.
10.Hindari Olahraga Berat di Luar:
Hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan saat kualitas udara buruk untuk mengurangi inhalasi partikel berbahaya.
Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat mengurangi risiko kesehatan yang diakibatkan oleh kualitas udara yang buruk saat berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol
-
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026
-
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari
-
Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
-
Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba