Suara.com - Pengguna Jeep Wrangler dan Gladiator harus kembali bersiap dengan kabar kurang menyenangkan. Setelah sebelumnya mengalami recall akibat masalah pada kopling, kini kedua model ikonik tersebut kembali ditarik.
Dilansir dari Carscoops, Jeep Wrangler dan Gladiator ditarik kembali karena adanya masalah pada perangkat lunak.
Pada awal tahun 2023, Jeep melakukan recall besar-besaran terhadap puluhan ribu unit Wrangler dan Gladiator karena potensi masalah pada pelat kopling yang dapat menyebabkan kebakaran.
Sebagai solusi, Jeep melakukan pembaruan perangkat lunak pada Powertrain Control Module untuk mengurangi risiko overheating pada kopling.
Namun, ternyata pembaruan perangkat lunak ini justru memicu masalah baru. Perangkat lunak pengurangan putaran mesin yang baru justru menyebabkan mesin mati secara tiba-tiba saat kendaraan sedang melaju. Hal ini tentu sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Menyadari adanya masalah ini, Jeep segera bertindak. Perusahaan memutuskan untuk menangguhkan penggunaan perangkat lunak yang bermasalah dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Setelah dilakukan analisis, Jeep menemukan bahwa ada bug pada perangkat lunak yang menyebabkan mesin mati mendadak.
Sebagai solusinya, Jeep akan melakukan pembaruan perangkat lunak kembali. Kali ini, perangkat lunak yang baru diharapkan dapat menjalankan fungsi pengurangan RPM dengan benar tanpa menimbulkan masalah baru.
Pemilik Jeep Wrangler dan Gladiator yang terdampak recall akan segera diberitahu oleh dealer.
Baca Juga: Tesla Recall Jutaan Kendaraan, Kap Mesin Bermasalah, Untung Ada Update Software
Jeep akan melakukan pembaruan perangkat lunak secara gratis. Penting bagi pemilik kendaraan untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi untuk dilakukan perbaikan.
Recall yang dialami oleh Jeep Wrangler dan Gladiator menunjukkan pentingnya sistem keamanan kendaraan.
Meskipun masalah ini telah teridentifikasi dan segera ditangani, kejadian ini menjadi pengingat bagi semua produsen otomotif untuk selalu memprioritaskan keselamatan konsumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?