Suara.com - Wuling Motors mengaku masih percaya diri dengan kehadiran kompetitor BYD M6 yang menyasar segmen mobil listrik tujuh penumpang di Indonesia.
Sebagai brand asal China yang lebih dulu terjun ke mobil listrik, Wuling menilai pasar mobil pasar yang ada belum terbentuk dan brand masih berusaha mengisi produk yang dinilai cocok untuk masyarakat Indonesia.
"Segmen-nya belum terbentuk di mobil listrik. Mana yang akan segmen-nya penuh. Karena kita saja punya tiga produk mobil listrik dan tumbuhnya bersamaan. Kita juga akan melihat mana segmen yang akan terbentuk," ujar Brian Gomgom, Public Relations Manager PT SGMW Motor Indonesia, di sela Test Drive Cloud EV, di Bogor, Rabu (14/8/2024).
Lebih lanjut, dikatakan Gomgom, dibandingkan tahun lalu pemain mobil listrik memang masih sedikit. Tapi tahun ini memang semakin banyak pendatang baru.
Namun tren yang terjadi di segmen mobil bensin biasanya akan berbeda dengan di segmen mobil listrik.
"Jadi kita lihat kedepannya akan seperti apa segmen-nya," papar Gomgom.
Seperti diketahui, BYD sebagai merek mobil listrik pendatang baru di Indonesia membuat kejutan di GIIAS 2024 dengan mendatangkan mobil listrik tujuh penumpang M6.
BYD M6 ditawarkan dalam tiga varian. Sedangkan harganya sendiri dibanderol mulai dari Rp379 juta.
Sementara Wuling menggempur pasar mobil listrik dengan tiga produk yang saat ini sudah dipasarkan, yakni Air EV, BinguoEV, dan Cloud EV.
Baca Juga: Samsung Ciptakan Baterai Spek 'Monster': Jarak Tempuh 900 Km, Tahan 2 Dekade
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung
-
Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit