Dengan dilengkapi sistem bantuan berkendara cerdas L2+, mencakup NOA kecepatan tinggi, dan fungsi penyeberangan cerdas. Didukung oleh dua chip NVIDIA Orin-X, tiga lidar HESAI, dan serangkaian kamera definisi tinggi, radar gelombang milimeter, dan sensor ultrasonik membuat ROX 01 siap untuk menghadapi medan salju, gunung, lumpur, air maupun berpasir.
ROX Motor juga membuat dua edisi khusus yaitu "ROX 01 Fishing Master Special" dengan bodi berwarna "peach" dilengkapi dengan berbagai perlengkapan memancing dan "Off-Road Master Edition" berwarna abu gelap yang dilengkapi dengan radar di bagian depan sehingga memberikan kesan mobil pemburu.
"Untuk dua edisi khusus ini memang murni baru konsep, kalau orang-orang mau membeli kami akan mengumpulkan pesanan dan membuatnya," kata Chief Strategy Officer (CSO) ROX Motor Wu Yue.
Wu mengaku bahwa target pasar dari ROX Motor cukup spesifik dan tidak banyak ditemukan di China.
"Tapi orang-orang di China belakangan menyukai olah raga luar ruang yang cocok menggunakan mobil ini. Awalnya memang tidak banyak yang suka tapi di Chengdu mobil seperti ini cukup populer karena dari Chengdu orang-orang bisa datang ke Tibet atau ke tempat lain yang menawarkan alam yang menantang," ungkap Wu.
ROX 01 dibanderol seharga 299.900 yuan, atau sekitar Rp655 jutaan untuk konfigurasi 7 kursi dan 309.900 yuan atau Rp679 juta untuk konfigurasi 6 kursi. Sedangkan ROX 01 edisi khusus dibanderol seharga 349.900 yuan, atau sekitar Rp766 juta untuk konfigurasi 7 kursi dan 359.900 yuan atau Rp788 juta untuk konfigurasi 6 kursi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan