Suara.com - Publik khususnya para pengguna kendaraan di Indonesia baru-baru ini sedang dibuat heboh dengan kebijakan QR Code untuk pembelian Pertalite.
Pemerintah menggalakkan kebijakan tersebut agar BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi ini tepat sasaran dan tidak digunakan oleh kendaraan-kendaraan mewah, khususnya yang ukuran mesinnya di atas 1400cc untuk mobil dan 150cc untuk motor.
Seperti yang kita tahu, harga Pertalite di Indonesia saat ini (5/9/2024) mencapai Rp 10.000 per liter, seperti yang Suara.com pantau dari situs resmi My Pertamina.
Rupanya, harga ini terpaut jauh dengan harga bensin termurah di negeri tetangga, Malaysia.
Menurut hasil pantauan di situs Ringgit Plus, disebutkan bahwa BBM termurah di Malaysia mengusung spesifikasi RON95, yang harganya adalah 2.05 ringgit per liter, alias kisaran Rp 7.299.
Harga di Malaysia tersebut jauh lebih murah dari di Indonesia, apalagi jika dibandingkan dengan sesama BBM dengan RON 95, Pertamax Green, yang harganya hampir dua kali lipat, yakni Rp 13.650.
Sementara itu, di Malaysia, BBM dengan RON 97 dijual dengan harga 3.4 ringgit alias Rp 12.105, lebih murah dari Pertamax Turbo dengan RON 98 yang harganya Rp 14.470.
Bagaimana cara memperoleh QR Code untuk beli Pertalite?
1. Buka laman resmi https://subsiditepat.mypertamina.id/
Baca Juga: Warga Indonesia Lebih Mujur: Honda BeAT di Kamboja Tak Punya Pilihan Varian, Harga Lebih Mahal Pula
2. Buat akun dengan klik menu "Daftar Akun Baru"
3. Saat masuk di bagian ketentuan, centang dua kolom paling bawah, lalu klik daftar sekarang.
4. Masukkan Nama Lengkap, NIK KTP, Nomor Telepon, Email, dan Kata Sandi, lalu klik "Buat Akun".
5. Kemudian, login lagi dengan menggunakan NIK KTP dan kata sandi yang sudah terdaftar.
6. Siapkan foto KTP, foto STNK depan belakang dan foto kendaraan tampak depan dan samping.
7. Unggah berkas.
8. Isi data lainnya sesuai yang diminta, ikuti arahan selanjutnya untuk mendapat QR Code.
Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!
Berita Terkait
-
Warga Indonesia Lebih Mujur: Honda BeAT di Kamboja Tak Punya Pilihan Varian, Harga Lebih Mahal Pula
-
Mengenal Jawa 42 FJ: Moge 334cc dengan Harga Lebih Murah dari Yamaha NMAX "Turbo"
-
Daftar Harga Yamaha Aerox 155 per September 2024 Lengkap dengan Spesifikasi
-
Isi Pertalite dan Solar Subsidi Butuh QR Code, Ikuti Panduan Ini untuk Mendapatkannya
-
Harga Toyota Kijang Innova Zenix Terbaru September 2024, Kendaraan Paus Fransiskus saat di indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib
-
Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa