Suara.com - Yamaha Aerox 155 bisa jadi merupakan salah satu opsi motor matic bertenaga yang hingga kini masih banyak dilirik.
Tak cuma efek mesin kencang, desain yang oke membuat motor ini cukup diminati.
Buat Anda yang tertarik untuk memboyong motor ini, menurut pantauan Suara.com di situs resmi, Yamaha Aerox 155 per September 2024 hadir dengan tiga varian harga, yaitu Connected/ABS seharga Rp 31.660.000, CyberCity seharga Rp 28.075.000, dan Standard seharga Rp 27.875.000.
Motor ini memiliki spesifikasi mesin dengan jumlah/posisi silinder tunggal dan kapasitas mesin 155cc. Diameter x langkahnya adalah 58,0 mm x 58,7 mm dengan perbandingan kompresi 11.6:1.
Daya maksimum yang dihasilkan adalah 11.3 kW pada 8000 rpm, sementara torsi maksimumnya mencapai 13.9 Nm pada 6500 rpm. Sistem starternya menggunakan electric starter dan sistem pelumasannya adalah basah.
Kapasitas oli mesin total adalah 1,00 L, dengan kapasitas berkala 0,90 L. Sistem bahan bakarnya menggunakan FI (Fuel Injection), tipe koplingnya kering, centrifugal automatic, dan tipe transmisinya V-belt automatic. Mesin ini berjenis liquid cooled 4-stroke, SOHC.
Untuk sistem pengereman, rem depan menggunakan disc dan rem belakang menggunakan drum. Ban belakang berukuran 140/70-14M/C 62P, sedangkan ban depan berukuran 110/80-14M/C 53P.
Tipe rangkanya adalah underbone dengan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang unit swing. Dimensi motor ini adalah panjang 1980 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1150 mm, dengan jarak sumbu roda 1350 mm dan jarak terendah ke tanah 143 mm.
Tinggi tempat duduknya 790 mm dan berat isi motor adalah 125 kg untuk versi ABS dan 122 kg untuk versi standar. Kapasitas tangki bensinnya adalah 5,5 L.
Baca Juga: Kenali Kebiasaan Buruk yang Bikin Motor Matic Cepat Rusak, Sepele tapi Bisa Bikin Boncos
Sistem pengapian Yamaha Aerox 155 menggunakan TCI, dengan battery YTZ7V untuk versi ABS dan NTZ6V untuk versi standar. Tipe busi yang digunakan adalah NGK/CPR8EA-9.
Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!
Berita Terkait
-
Kenali Kebiasaan Buruk yang Bikin Motor Matic Cepat Rusak, Sepele tapi Bisa Bikin Boncos
-
Alternatif Menarik Motor Mirip Vespa 946, Nama Jepang Banget tapi.....
-
Malaysia Wajibkan Motor Pakai Rem ABS, Ini Alasannya
-
Apakah Motor Wajib Pakai QR Code untuk Beli Pertalite? Begini Penjelasan dari Pertamina
-
Potret Motor Penantang Honda ADV160 dari Kymco, Skutik Adventure dengan Desain Agresif
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif