Suara.com - Startup karya anak bangsa, Evista, tengah sorotan dalam industri transportasi online Indonesia. Dengan menghadirkan layanan taksi online berbasis mobil listrik, Evista menghadirkan inovasi baru di dunia transportasi.
Seluruh armada taksi Evista menggunakan mobil listrik seperti Hyundai IONIQ 5, Neta V, Wuling Binguo EV, dan Wuling Air Ev, yang membuat perjalanan menjadi ramah lingkungan.
Menyusung konsep "Enjoy Your Trip with Zero Emission", Evista saat ini melayani pelanggan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dan berencana memperluas jangkauan layanannya ke kota-kota lain di Indonesia dalam waktu dekat.
Layanan yang ditawarkan oleh Evista sangat menarik perhatian karena memadukan kenyamanan, teknologi ramah lingkungan, serta kemudahan akses yang bisa dipesan melalui aplikasi di Play Store dan iOS.
Fitur unggulan dari Evista adalah airport transfer dan rental mobil listrik. Fitur airport transfer memudahkan penumpang untuk memilih antara "Jemput Sekarang" atau "Jemput Nanti".
Dengan Jemput Sekarang, penumpang langsung dijemput dari Bandara Halim Perdanakusuma ke lokasi tujuan. Sedangkan Jemput Nanti, pelanggan akan dijemput dari rumah atau titik penjemputan lain menuju bandara, memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi para pengguna.
Selain layanan antar-jemput bandara, Evista juga menawarkan fitur rental mobil listrik yang semakin diminati. Pelanggan dapat memilih jenis mobil sesuai kebutuhan, baik dengan atau tanpa sopir.
Dengan kualitas mobil yang terawat dan siap digunakan, layanan rental Evista menjadi solusi bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berkendara dengan mobil listrik tanpa repot.
CEO & Founder Evista, Erlang Hadiwiguna bersyukur dengan perkembangan startup ini. Sejak resmi diluncurkan pada November 2023, Evista mengalami peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan yang signifikan, terutama dalam layanan antar-jemput di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan. Evista terus berkembang dan berkomitmen memberikan layanan terbaik, mulai dari fitur, program pendukung, hingga petugas yang ramah serta driver yang profesional," ujar Erlang.
Dengan berbagai keunggulannya, Evista tidak hanya menawarkan perjalanan yang nyaman, tetapi juga membantu mengurangi emisi karbon di Indonesia. Layanan ini dipastikan akan terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan transportasi ramah lingkungan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?
-
Mitsubishi Eclipse Kapan Meluncur? Kini Bawa Mesin Canggih Ramah Lingkungan
-
Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!
-
Mobil Listrik BYD Seal Terbakar di Jalan Tol Cikampek
-
Apakah Mobil Listrik Bebas Pajak Tahunan dan Ganjil Genap? Ini 5 Opsi Termurahnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak