Suara.com - Mazda Amerika Serikat telah mendapat kritik tajam dari penggemar otomotif setelah mengumumkan bahwa beberapa layanan sebelumnya gratis kini hanya tersedia melalui langganan berbayar. Louis Rossmann, seorang advokat hak perbaikan, telah menyuarakan ketidakpuasannya terhadap langkah Mazda ini.
Menurut laporan Carscoops, salah satu layanan yang kini menjadi berbayar adalah remote start. Sebelumnya, produsen mobil asal Jepang ini menawarkan fitur ini tanpa biaya tambahan. Namun, kini pelanggan harus membayar $10 per bulan (sekitar Rp 150 ribu) atau $120 per tahun (Rp 1,8 juta) untuk menggunakan layanan tersebut.
Meskipun Mazda menawarkan opsi remote start menggunakan fob, fitur ini kini hanya dapat diakses melalui aplikasi smartphone yang memerlukan langganan. Hal ini membuat banyak pelanggan merasa kecewa dan tertipu.
Mazda Menghadapi Kritik
Mazda telah menghadapi kritik dari pelanggan dan komunitas online karena kebijakan langganan ini. Beberapa pelanggan menganggap bahwa fitur-fitur seperti remote start seharusnya menjadi standar pada kendaraan modern dan tidak perlu dibayar tambahan.
Selain itu, Mazda juga telah menghadapi kritik karena tindakannya terhadap proyek open-source yang dikembangkan oleh Brandon Rorthweiler. Proyek ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan remote start tanpa perlu berlangganan. Mazda telah mengajukan DMCA takedown notice untuk menghentikan proyek ini, dengan alasan bahwa proyek tersebut melanggar hak cipta Mazda.
Tren Subscription Model pada Industri Otomotif
Langkah Mazda ini menunjukkan tren terbaru di industri otomotif, di mana produsen mulai menawarkan fitur-fitur tambahan sebagai layanan berlangganan. BMW, misalnya, menawarkan fitur adaptive suspension dengan biaya berlangganan. Ferrari juga berencana menawarkan langganan baterai untuk mendapatkan perpanjangan garansi.
Kebijakan langganan yang diterapkan oleh Mazda telah menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar otomotif. Meskipun langkah ini dapat memberikan pendapatan tambahan bagi produsen, hal ini juga dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan menciptakan ketidakpercayaan.
Baca Juga: Diesel Hingga Listrik, Mobil Rancangan Mahasiswa Brawijaya Siap Bersaing di KMHE 2024
Semoga tren sedemikian tidak menular di Indonesia, ya!
Berita Terkait
-
Diesel Hingga Listrik, Mobil Rancangan Mahasiswa Brawijaya Siap Bersaing di KMHE 2024
-
Oppo Find X8: Desain Premium, Tahan Air dan Debu, Fitur Lengkap!
-
Oppo Find X8 Series Segera Rilis, Bawa Fitur MagSafe dan Kompatibel dengan iPhone
-
Penjualan Mobil BEV Kalahkan Hybrid: Tren Baru di Industri Otomotif Indonesia
-
Jajal All New Kona Electric: Bekasi - Semarang Tanpa Isi Ulang Baterai
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya