Suara.com - Pabrikan berlogo garpu tala kembali membuat kejutan di pasar otomotif dengan meluncurkan Yamaha Janus 2024. Skutik retro ini hadir dengan desain klasik yang memikat dan harga yang sangat kompetitif.
Yamaha Janus 2024 mengusung desain retro mirip Vespa yang elegan dan modern. Bodi membulat dengan headlamp oval memberikan kesan klasik yang timeless.
Pilihan warna yang beragam, terutama pada varian Special Edition dengan kombinasi warna satin dan jok cokelat, semakin memperkuat kesan premium.
Detail seperti lampu sein terpisah di belakang dan panel instrumen analog dengan MID memberikan sentuhan unik pada skutik ini.
Dapur pacu Yamaha Janus ditenagai oleh mesin Blue Core 125 cc SOHC 2 katup yang berpendingin udara.
Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga 9,3 dk dan torsi 9,6 Nm. Meskipun memiliki performa yang cukup baik, keunggulan utama mesin ini terletak pada efisiensi bahan bakarnya. Dengan konsumsi BBM rata-rata 1,88 liter per 100 km, Yamaha Janus menjadi salah satu skutik paling irit di kelasnya.
Yamaha Janus 2024 dilengkapi dengan berbagai fitur modern seperti one push start, keyless system, dan stop & start system (pada varian tertentu). Fitur-fitur ini membuat berkendara menjadi lebih nyaman dan praktis.
Yang paling menarik adalah harga jualnya. Di Vietnam, Yamaha Janus 2024 dibanderol 29.151.000 VND sampai 33.382.000 VND atau setara dengan Rp 18,3 juta hingga Rp 20,9 juta. Harga ini setara dengan Honda BeAT yang dijual di Tanah Air. Untuk harga Honda BeAT sendiri dibanderol mulai dari Rp 18,43 juta.
Sayangnya tidak diketahui apakah motor ini akan dirilis di Tanah Air. Apakah nantinya Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) akan merilis motor ini di masa depan?
Baca Juga: Honda dan Yamaha Kompak Tolak Kolaborasi Kembangkan Motor Listrik di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra