Suara.com - Pernahkah Anda merasakan mobil seperti melayang di atas air saat berkendara di tengah hujan deras? Itulah yang disebut dengan ban selip atau hydroplaning.
Fenomena ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Seperti dilansir dari Citroen, ban selip terjadi ketika ban kendaraan kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air yang terperangkap di antara keduanya.
Kondisi ini membuat ban kehilangan traksi sehingga mobil sulit dikendalikan.
Biasanya, ban selip terjadi saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di atas permukaan jalan yang tergenang air.
Penyebab Ban Selip
- Kecepatan Berkendara: Semakin tinggi kecepatan, semakin besar kemungkinan ban selip terjadi.
- Kedalaman Air: Genangan air yang terlalu dalam akan meningkatkan risiko ban selip.
- Kondisi Ban: Ban yang sudah aus atau tekanan anginnya kurang akan lebih mudah mengalami slip.
- Kondisi Jalan: Jalan yang licin akibat hujan atau minyak akan memperparah kondisi.
Tanda-Tanda Ban Selip
- Kemudi terasa ringan: Mobil seperti kehilangan kendali.
- Mobil terasa mengambang: Bagian belakang mobil seperti melayang.
- Putaran mesin meningkat, tetapi kecepatan tidak bertambah: Mesin bekerja keras, tetapi mobil tidak melaju sesuai dengan putaran mesin.
Cara Mengatasi Ban Selip
- Jangan panik: Tetap tenang dan jangan melakukan gerakan yang tiba-tiba.
- Lepaskan gas secara perlahan: Jangan menginjak pedal gas secara mendadak.
- Hindari mengerem mendadak: Pengereman mendadak dapat memperparah kondisi.
- Pertahankan kemudi lurus: Usahakan untuk menjaga agar mobil tetap lurus.
- Tunggu hingga ban mendapatkan traksi kembali: Setelah ban mendapatkan traksi, baru atur kecepatan dan arah kendaraan.
Pencegahan Ban Selip
Baca Juga: Kronologi Arafah Rianti Dilabrak Perkara Parkir Mobil, Kini Beri Klarifikasi
- Periksa kondisi ban: Pastikan ban dalam kondisi baik, tidak gundul, dan tekanan angin sesuai rekomendasi.
- Kurangi kecepatan: Saat hujan, kurangi kecepatan kendaraan, terutama saat melewati genangan air.
- Jaga jarak aman: Beri jarak yang cukup dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi kondisi jalan yang licin.
- Hindari pengereman mendadak: Lakukan pengereman secara bertahap dan halus.
Ban selip merupakan salah satu bahaya yang sering terjadi saat musim hujan. Dengan memahami penyebab, tanda-tanda, dan cara mengatasinya, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan akibat ban selip.
Selalu utamakan keselamatan berkendara dengan menjaga kondisi kendaraan dan beradaptasi dengan kondisi jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026
-
Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta
-
Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026