Suara.com - Era motor 2 tak mungkin telah berlalu, namun nilai historisnya justru kian menanjak. Fenomena ini terlihat jelas pada Yamaha 125Z, motor legendaris yang pernah bikin geger pencinta roda dua karena harga mencengangkan setara Honda Brio bekas, yakni sekitar Rp80-150 juta untuk kondisi mint condition.
Di beberapa video TikTok yang beredar, harga dari Yamaha 125Z dijual dengan harga yang beragam mulai dari Rp 80 juta hingga Rp 150 juta. Bahkan ada juga yang menjual dengan harga mencapai Rp 200juta.
Yamaha 125Z hadir dengan teknologi yang revolusioner untuk zamannya. Mesin 2 tak 125cc berpendingin udara mampu menghasilkan tenaga 17,5 HP pada 8.000 RPM, angka yang fantastis untuk motor bebek. Inovasi terpenting adalah penggunaan Catalytic Converter, menjadikannya pelopor motor 2 tak ramah lingkungan di masanya.
Tampilan 125Z memadukan unsur agresif dan aerodinamis dengan headlamp berbentuk V yang ikonik. Fairing ramping dan streamline yang menyatu dari depan hingga belakang menciptakan signature look yang membedakannya dari Yamaha F1ZR. Desain ini tidak hanya estetis tetapi juga fungsional untuk performa optimal.
Dilengkapi transmisi 6 percepatan dan torsi maksimal 18,1 Nm pada 7.500 RPM, 125Z menawarkan performa mumpuni untuk balap dan penggunaan harian. Suspensi teleskopik depan dan monoshock belakang memberikan handling superior, didukung sistem pengereman cakram ganda yang responsif.
Kenapa motor ini harganya cukup melambung tinggi meski kapasitas mesin hanya 125 cc saja?
Beberapa faktor kunci telah mendorong nilai 125Z mencapai angka yang mengejutkan salah satunya kelangkaan unit. Apalagi jika barang dalam kondisi original menjadi faktor utama, ditambah statusnya sebagai motor 2 tak terakhir yang diproduksi Yamaha di Indonesia.
Performa mesinnya yang legendaris, mampu menghasilkan tenaga besar dari kubikasi yang relatif kecil, telah menciptakan reputasi yang sulit ditandingi. Nilai nostalgia yang melekat pada era keemasan motor 2 tak, ditambah permintaan dari komunitas kolektor yang terus bertumbuh, semakin mendongkrak harganya ke level yang tak terbayangkan.
Baca Juga: Pindah ke Yamaha, Jack Miller Terinspirasi oleh Lorenzo dan Rossi
Para kolektor dan investor otomotif melihat 125Z sebagai peluang investasi yang menjanjikan. Tren kenaikan harga yang konsisten setiap tahun bahkan mengalahkan beberapa instrumen investasi konvensional. Yang lebih mengejutkan, beberapa unit rare item dengan kondisi istimewa bisa menembus harga fantastis hingga Rp200 juta - sebuah angka yang dulunya tak terbayangkan untuk sebuah motor bebek 2 tak.
Kunci utama dalam mempertahankan nilai tinggi 125Z terletak pada aspek originalitas dan perawatannya. Pemilik harus memastikan keaslian setiap komponen, merawat kondisi mesin dengan teliti, menjaga kelengkapan dokumen, dan memiliki catatan kepemilikan yang jelas. Detail-detail ini menjadi penentu crucial dalam menentukan nilai jual motor legendaris ini di pasaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu