Suara.com - Ketika mobil Anda mengeluarkan bau seperti karet terbakar, ini bisa menjadi tanda ada masalah serius.
Beberapa penyebab umum termasuk kebocoran oli mesin, kebocoran pendingin radiator, sabuk serpentine yang selip, rem yang lengket, atau kopling yang aus pada transmisi manual.
Bahkan bisa jadi ada hubungan pendek listrik, benda tersangkut di ruang mesin, atau catalytic converter yang aus.
Mari kita telusuri lebih jauh beberapa kemungkinan ini, seperti telah dirangkum Suara.com dari Mechanic base:
1. Kebocoran Oli Mesin
Anda mungkin tidak berpikir bahwa oli mesin dapat mengeluarkan bau seperti karet terbakar, tapi bisa. Jika oli yang bocor bersentuhan dengan komponen panas di bawah kap mesin, itu akan mulai terbakar.
Kebocoran oli mungkin berasal dari plug drain, tutup katup, seal, filter oli, atau gasket panci oli. Penting untuk memperbaikinya secepat mungkin untuk mencegah kerusakan permanen pada mesin.
2. Kebocoran Pendingin Radiator
Pendingin radiator memiliki bau unik karena etilena glikol dalam campurannya. Jika ada kebocoran pendingin dan cairan tersebut mengenai bagian mesin yang panas, baunya akan berubah. Bau manis dari pendingin akan bercampur dengan aroma seperti karet terbakar. Segera atasi kebocoran ini untuk mencegah mesin overheat.
Baca Juga: Toyota Masih Jadi Merek Mobil Paling Laris di Indonesia Tahun Ini
3. Sabuk Serpentine yang Selip
Sabuk serpentine bertanggung jawab untuk mentransfer tenaga dari mesin ke beberapa komponen penting. Jika sabuk ini tidak sejajar, rusak, atau longgar, bisa mulai selip. Akibatnya, akan terjadi gesekan lebih dan bau terbakar yang kuat. Selain itu, selang di dekat sabuk yang selip bisa mengeluarkan bau karet yang lebih kuat.
4. Rem yang Lengket
Jika kaliper rem macet, rem tidak akan melepaskan pegangan pada bantalan rem yang menekan rotor. Akibatnya, kaliper mulai panas dan menyebabkan bau terbakar. Panas yang intens juga bisa menyebabkan asap dari roda dan bahkan percikan api yang bisa memicu kebakaran.
5. Kopling Selip (Manual)
Bau terbakar juga bisa berasal dari kopling yang aus. Saat kopling selip, permukaan kopling yang mirip dengan bantalan rem mulai terbakar dan Anda bisa melihat asap dari ruang mesin. Biasanya, Anda akan merasakan adanya jeda antara pergantian gigi dan pedal kopling yang lembut.
Berita Terkait
-
Toyota Masih Jadi Merek Mobil Paling Laris di Indonesia Tahun Ini
-
Mengenal Fungsi dan Tren Spoiler Mobil, Bukan Hanya Sekedar Aksesoris
-
Awas Rusak! Hindari 5 Kesalahan Fatal Saat Mengemudi Mobil Matic
-
BYD M6, Mobil Listrik Paling Menggebrak di 2024
-
Tips Memilih Pelumas Khusus untuk Kendaraan Dengan Mesin Modern
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia