Suara.com - Bagi Anda yang memiliki budget terbatas namun tetap ingin memiliki mobil dengan performa dan fitur yang memadai, pilihan mobil bekas bisa menjadi solusi yang tepat.
Berikut ini adalah rekomendasi 6 mobil bekas dengan harga di bawah 50 juta yang bisa Anda pertimbangkan, mulai dari sedan, hatchback, hingga MPV.
1. Mitsubishi Kuda
- Harga: Rp 40-50 jutaan
- Mesin: 2.5 L diesel
Mitsubishi Kuda merupakan pilihan menarik untuk tipe MPV. Ditenagai oleh mesin diesel 2.5 L, mobil ini menawarkan performa yang tangguh dan irit bahan bakar. Cocok untuk Anda yang memerlukan kendaraan dengan kapasitas penumpang yang besar.
2. Timor S515
- Harga: Rp 20-40 jutaan
- Mesin: 1.5 L bensin
Timor S515 adalah salah satu sedan lokal yang populer di era 90-an. Dengan mesin bensin 1.5 L, mobil ini menawarkan performa yang cukup baik dengan harga yang sangat terjangkau. Cocok untuk Anda yang mencari sedan dengan budget minim.
3. Toyota Starlet
- Harga: Rp 30-50 jutaan
- Mesin: 1.3 L
Toyota Starlet adalah pilihan menarik bagi Anda yang mencari hatchback bekas. Dengan mesin 1.3 L, mobil ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik serta desain yang kompak dan stylish.
4. Toyota Soluna
Baca Juga: Suzuki Siapkan 'Kartu AS' Demi Kuasai 8,5 Persen Pasar Mobil Nasional di 2025
- Harga: Rp 40 jutaan ke atas
- Mesin: 1.5 L
Toyota Soluna merupakan sedan dengan desain yang sederhana namun elegan. Ditenagai oleh mesin 1.5 L, mobil ini menawarkan kenyamanan berkendara dan efisiensi bahan bakar yang baik. Cocok untuk pemakaian harian di perkotaan.
5. Suzuki Baleno
- Harga: Rp 30-40 jutaan
- Mesin: 1.6 L
Suzuki Baleno adalah pilihan sedan lainnya dengan harga terjangkau. Dengan mesin 1.6 L, mobil ini menawarkan performa yang lebih bertenaga dan kenyamanan berkendara yang baik.
6. Suzuki Katana
- Harga: Mulai dari Rp 40 jutaan
- Mesin: 1.0 L
Suzuki Katana adalah SUV kompak yang dikenal dengan daya tahannya. Dengan mesin 1.0 L, mobil ini cocok untuk penggunaan di berbagai medan, baik di perkotaan maupun di luar kota.
Dengan harga yang bervariasi dan keunggulan masing-masing, pilihan mobil bekas di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget Anda.
Berita Terkait
-
Suzuki Siapkan 'Kartu AS' Demi Kuasai 8,5 Persen Pasar Mobil Nasional di 2025
-
Suzuki Tambah Investasi Rp 5 Triliun Demi Persiapkan Produk Baru di Indonesia
-
Heboh Mobil Tesla Dimodifikasi dengan Roda Buggy 3 Meter dan Bisa Jalan Terbalik
-
Desakan Honda sebelum Merger: Nissan Wajib Lepas dari Cengkeraman Renault?
-
VW Mau Dibeli China? Ternyata...
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid
-
Buat Keluarga Mending Xenia apa Luxio? Intip Harga Mobil Daihatsu Terbaru Februari 2026
-
KLX Termurah Berapa Duit, sih? Simak Update Harga Motor Kawasaki Terbaru Februari 2026
-
Kepastian Insentif Mobil Listrik Belum Temui Titik Terang, Keputusan di Tangan Kemenkeu