Suara.com - Pernahkah kamu merasakan tuas rem motor terasa keras saat ditekan? Masalah ini sering kali membuat pengendara tidak nyaman dan bisa membahayakan keselamatan.
Untuk itu, penting untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman.
Berikut sederet kemungkinan kerusakan seperti telah Suara.com rangkum dari beragam sumber:
1. Minyak Rem yang Kotor atau Habis
Salah satu penyebab utama tuas rem motor keras adalah minyak rem yang kotor atau habis. Minyak rem berfungsi sebagai media penerus tenaga dari tuas rem ke kaliper.
Jika minyak rem kotor atau jumlahnya kurang, maka tuas rem akan terasa keras saat ditekan. Pastikan kamu rutin memeriksa dan mengganti minyak rem sesuai jadwal yang dianjurkan.
2. Udara di Sistem Rem
Udara yang masuk ke dalam sistem rem dapat menyebabkan tuas rem menjadi keras. Udara ini bisa masuk melalui celah-celah kecil saat penggantian minyak rem atau jika ada kebocoran.
Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa melakukan bleeding rem, yaitu proses mengeluarkan udara dari dalam sistem rem.
Baca Juga: Mesin Sekelas Vario 125 tapi Lebih Garang dari Nmax, Ini Pesona Motor Matic 125cc Unik dari Yamaha
3. Kaliper yang Kotor atau Rusak
Kaliper adalah komponen penting dalam sistem pengereman. Jika kaliper kotor atau mengalami kerusakan, tuas rem akan terasa keras saat ditekan.
Pastikan kaliper selalu dalam kondisi bersih dan periksa apakah ada komponen yang perlu diganti.
4. Kampas Rem yang Aus atau Tidak Rata
Kampas rem yang sudah aus atau tidak rata juga bisa menyebabkan tuas rem keras saat ditekan.
Kampas rem yang aus tidak mampu memberikan daya cengkram yang baik pada cakram, sehingga tuas rem harus ditekan lebih keras.
Berita Terkait
-
Mesin Sekelas Vario 125 tapi Lebih Garang dari Nmax, Ini Pesona Motor Matic 125cc Unik dari Yamaha
-
Kenapa Kampas Rem Mobil Matik Cepat Aus? Ini 5 Penyebab dan Solusinya
-
Kementerian ESDM: Insentif Konversi Motor Listrik Dilanjutkan, Tapi...
-
Memikatnya Honda Navi: Motor Mungil Siap Jadi Pusat Perhatian saat Sunmori
-
Kejutan dari Kawasaki: Misteri Kode Baru yang Bikin Yamaha XMAX Harus Waspada
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line