Suara.com - Sebuah drama yang tak terduga hadir kembali di panggung industri otomotif Jepang. Kali ini, ada kabar mengejutkan dari Mitsubishi dimana memutuskan untuk tak ikut aliansi Nissan dan Honda.
Seperti plot twist dalam sebuah cerita, pada penghujung 2024, Honda dan Nissan menggemparkan jagat otomotif dengan rencana merger mereka.
Semua mata tertuju pada kemungkinan lahirnya raksasa baru otomotif Jepang. Awalnya, Mitsubishi tampak akan ikut dalam "tarian" merger ini, namun siapa sangka mereka justru memilih untuk "berdiri" sendiri.
Hal ini pertama kali terungkap dalam laporan Automotive News yang mengutip dari surat kabar Jepang Yomiuri. Kabar ini tentunya membuat jagat dunia otomotif gempar.
Jika dibiarkan Mitsubishi bergabung, tentu akan menimbulkan cinta segitiga yang rumit. Situasi ini tak kalah pelik dari sinetron. Nissan sudah memiliki saham 24 persen di Mitsubishi, sementara masih terikat "hubungan spesial" dengan Renault yang memegang 15 persen sahamnya. Honda, sebagai pendatang baru dalam "drama" ini, tampaknya enggan berbagi panggung dengan Renault.
Februari 2025 akan menjadi momen kebenaran, saat Mitsubishi dikabarkan akan mengumumkan keputusannya untuk tetap solo karier. Keputusan yang membuat banyak pihak bertanya-tanya: apakah ini akhir dari "kisah cinta" Mitsubishi-Nissan?
Carlos Ghosn, sosok legendaris di dunia otomotif dan juga eks petinggi Nissan, memberikan "ramalan" menarik. Menurutnya, jangan-jangan ini semua hanya strategi Honda untuk melakukan "pengambilalihan halus" terhadap Nissan dan Mitsubishi. Sebuah skenario yang membuat industri otomotif Jepang semakin panas.
Keputusan Mitsubishi ini bukan sekadar "putus cinta" biasa. Ini bisa memicu gelombang perubahan besar dalam industri otomotif Jepang. Meski begitu, Honda dan Nissan tampaknya tetap kukuh dengan rencana merger mereka, menciptakan kekuatan baru yang siap menggebrak pasar global.
Di tengah hiruk pikuk ini, Toyota, sang raja otomotif, memilih untuk tetap tenang. Melalui Akio Toyoda, mereka menegaskan tidak tertarik ikut dalam "drama" merger ini. Bahkan dengan santai mengingatkan tentang aturan anti-monopoli yang membuat konsolidasi lebih lanjut mustahil terjadi.
Baca Juga: Pesona Moge Irit yang Kalahkan Honda BeAT, Seliter Tembus 80 Km
Seperti film yang memasuki babak baru, keputusan Mitsubishi membuka lembaran baru dalam saga industri otomotif Jepang. Sementara Honda-Nissan bersiap membangun "kerajaan" baru mereka, Mitsubishi tampil percaya diri untuk berjalan di jalurnya sendiri.
Kita tunggu saja, kejutan apa lagi yang akan muncul dalam "sinetron" industri otomotif Jepang ini. Satu hal yang pasti, panggung otomotif Negeri Sakura tidak pernah membosankan untuk disimak!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid